Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner mendapat kartu kuning kedua yang membuat dikartu merah oleh wasit saat pertandingan melawan Arab Saudi, Selasa (19/11).
Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan 2-0 atas Arab Saudi dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di SUGBK.
Dua gol kemenangan tim Garuda diborong oleh pemain Oxford United, Marselino Ferdinan pada menit ke-32 dan 57.
Sayangnya di laga ini, Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 orang setelah Justin Hubner mendapat kartu merah pada menit ke-89.
Wasit Rustam Lutfullin memberikan kartu kuning kedua kepada Justin Hubner setelah terjadi insiden yang membuat Arab Saudi mendapatkan tendangan bebas.
Justin dianggap melanggar pemain Arab Saudi saat melakukan free kick. Justin Hubner melakukan itu karena berusaha menghentikan bola tendangan pemain Arab di tengah situasi pemain Timnas Indonesia yang belum siap.
Akan tetapi wasit Rustam menganggap Justin melanggar pemain Arab Saudi. Sebelumnya di babak pertama, Justin Hubner mendapat kartu kuning setelah menendang pemain Arab Saudi.
Aksi Justin di pertandingan melawan Arab Saudi ini pun membuat netizen ramai memberikan komentar.
Mayoritas netizen di platform sosial media X menganggap Justin Hubner harus bisa menahan emosinya.
Baca Juga: Tanpa Eliano Reijnders dan Elkan Baggott, Timnas Indonesia Gancor Gulung Arab Saudi
"Evaluasi Justin Hubner, keplak palanya, jangan sok jagoan!!! Fansnya jg jangan malah bumbuin. Tempramennya jelek bgt!!!" cuit salah satu netizen.
"Justin Hubner kalo sikap lo di lapangan masih sok JAGOAN. Ganti aja sama Elkan Baggot. Gak layak lo jadi pemain timnas, isi slot pemain timnas" sambung akun lainnya.
"Buat Justin Hubner tolong di inget yak , situ bukan Sergio Ramos," timpal akun lainnya.
Sepanjang membela Timnas Indonesia dengan melakoni 12 pertandingan, bek berusia 21 tahun ini telah mencatatkan 4 kali kartu kuning dan 1 kali akumulasi kartu kuning.
Sementara dari total penampilan di level klub, Justin dari 92 laga di semua kompetisi, ia telah mendapatkan 26 kartu kuning dan 1 kartu merah.
Tag
Berita Terkait
-
Tanpa Eliano Reijnders dan Elkan Baggott, Timnas Indonesia Gancor Gulung Arab Saudi
-
Detik-detik Gol Kedua Marselino Ferdinan, Bikin Arab Saudi Bengong!
-
Yance Sayuri Berambisi Kejar Rekor Saudaranya di Timnas Indonesia, Mengapa?
-
Timnas Indonesia Ungguli Arab Saudi, Ini 5 Fakta Gol Marselino Ferdinan
-
Marselino Ferdinan Cetak Gol Pertama di Laga Indonesia vs Arab, 'Marceng' Rajai Trending X: Gacor Betul!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Kejutan di Boston! Paraguay Ungguli Jerman 1-0 di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
12 Laga Tanpa Kalah, Casemiro Ukir Rekor Gila di Piala Dunia 2026
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Air Mata Vinicius Jr Pecah di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual