Suara.com - Si anak hilang yang juga Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott tengah banyak diperbincangkan di saat Timnas Indonesia menunggu asa lolos Piala Dunia 2026. Elkan Baggott didesak dipakai kembali oleh Shin Tae-yong.
Elkan Baggott menjadi pemain keturunan pertama yang dipanggil ke Timnas Indonesia pada era kepelatihan Shin Tae-yong.
Bek yang kini berusia 22 tahun tersebut pertama kali bergabung dengan Timnas U-19 pada 2020, sebagai bagian dari persiapan untuk Piala Dunia U-20 yang rencananya digelar pada 2021.
Proses kehadirannya di Timnas Indonesia sempat diwarnai isu kontroversial, dengan kabar bahwa Elkan menolak panggilan untuk membela skuad Garuda.
Pernyataan ini bahkan pernah diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI saat itu, Mochamad Iriawan.
Namun, semua spekulasi itu berakhir ketika Elkan Baggott akhirnya menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada November 2021 dalam laga melawan Afghanistan.
Keputusan besar ini tidak lepas dari pengaruh besar sang ibu, yang memiliki darah Indonesia.
Peran keluarga, terutama ibunya, menjadi salah satu alasan utama yang mendorong Elkan untuk membela tanah air.
Dalam wawancara, Elkan pernah mengungkap bahwa ia ingin bermain untuk Indonesia karena merasa memiliki kedekatan emosional, terutama dari pengalaman masa kecilnya yang sempat tinggal di tanah air.
Baca Juga: Breakingnews! Gelandang PSV Eindhoven Mylian Jimenez Tak Eligible Main untuk Timnas Indonesia
Dilansir dari laman The City Seleb, ayah Elkan Baggott bernama Roland Baggott
Bahkan dalam artikelnya, media The City Seleb itu tak mengetahui apakah ayah dan ibu Elkan Baggott masih bersama atau sudah berpisah.
“(Roland) Baggott dikabarkan memiliki seorang putra bernama Elkan Baggott, meski identitas ibu anak tersebut masih belum diketahui publik. Apakah Baggott masih menjalin hubungan dengan ibu Elkan atau sudah berpisah, informasi mengenai hal itu belum diungkapkan,” tulis The City Seleb.
Saking tertutupnya, tak pernah ditemukan foto kedua orang tuanya tengah bersama.
Hanya ada beberapa foto Elkan Baggott dengan sang ayah dan sang ibu secara terpisah.
Terlepas dari siapa nama sang ibu, disebutkan bahwa ibu Elkan Baggott bekerja di rumah sakit, di mana keluarganya berpindah-pindah.
“Ayah saya Salesman dan ibu saya bekerja di rumah sakit,” kata Elkan Baggott dalam sebuah wawancara.
“Setelah kakak saya lahir di Singapura, kemudian pindah ke Thailand, setelah saya lahir kami pindah ke Indonesia di mana saya sempat menetap beberapa tahun di sana,” lanjutnya.
Saat menetap di Indonesia, Elkan Baggott pernah bersekolah di British School of Jakarta di Bintaro, Tangerang Selatan, sejak 2008 hingga 2011, sebelum akhirnya hijrah ke Inggris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan