Suara.com - Legenda AC Milan dan Belanda, Ruud Gullit punya akar Indonesia. Seperti diketahui, Gullit memiliki darah Ambon dari sang ayah yang bernama George Gullit.
George Gullit menikah dengan seorang wanita Suriname bernama Ria Dil. Suriname seperti diketahui negara di kawasan Amerika Selatan yang bertautan dengan budaya Jawa.
Pada 2015, Ruud Gullit sempat datang ke tanah leluhurnya di Ambon. Saat itu, Gullit diundang oleh wali kota Ambon kala itu, Richard Louhenapessy.
Gullit mengatakan bahwa ia memiliki keinginan untuk melakukan sesuatu bagi masyarakat Ambon. "Saya ingin berbuat sesuatu yang positif bagi masyarakat Ambon," ucap Gullit saat itu.
Ruud Gullit yang membawa AC Milan ke puncak kejayaan pada dekade 90-an diketahui menikah dengan Estelle Cruijff. Estelle merupakan putri dari Henry Cruijff, saudara laki-laki legenda Barcelona dan Belanda, Johan Cruyff.
Dari pernikahan dengan Estelle, Gullit memiliki anak bernama Maxim Gullit. Maxim pun terjun ke dunia sepak bola seperti keluarga besarnya.
Maxim lahir di Zaanstad, Belanda pada 20 Mei 2001. Posisinya seorang bek dan ia mengawali karier sepak bola di Amsterdamsche Football Club (AFC) pada 2005.
Maxim kemudian pindah ke akademi AZ pada 2017. Karier pemain yang bisa dimainkan sebagai gelandang bertahan itu tak seperti ayah dan kakeknya.
Meski sempat menembus ke tim utama AZ, Maxim kemudian pada 2021 pindah ke SC Cambuur. Namun dari 2023, ia tak memiliki klub setelah dilepas SC Cambuur.
Baca Juga: Kevin Diks Ketakutan Habis Cedera di Timnas Indonesia vs Jepang: Saya Sampai Lakukan...
Padahal saat membela AZ, ia satu angkatan dengan pemain berdarah Indonesia yang kini bela AC Milan, Tijjani Reijnders.
Bahkan keduanya sempat bermain bersama saat Jong AZ melawan FC Twente pada 2019. Saat itu Maxim masuk sebagai pemain pengganti.
Hingga saat ini status Maxim masih tanpa klub. Karier sepak bolanya diprediksi tidak secemerlang sang ayah dan keluarga besarnya.
Jika merujuk pada garis keterunan yang ia miliki apakah Maxim eligible bela Timnas Indonesia? Nyatanya tidak, ia lebih berpeluang membela Belanda, Suriname dan Kroasia.
Nenek dari pihak ibu Maxim diketahui merupakan etnis Krosia dan bernama Jadranka Lokas. Maxim diketahui sempat bermain untuk tim U-19 Belanda. Ia tercatat 7 kali membela Jong Orange.
Ia terakhir kali membela tim U-19 Belanda pada 6 September 2019 saat melawan Italia.
Berita Terkait
-
Kevin Diks Ketakutan Habis Cedera di Timnas Indonesia vs Jepang: Saya Sampai Lakukan...
-
Miliano Jonathans Belum Mau Dinaturalisasi Timnas Indonesia: Jujur Saya Tunggu....
-
Sudah Dapatkan Ole Romeny, PSSI Rupanya Masih Berburu Striker Keturunan
-
Akhirnya! Bangku Selebrasi Marselino Ferdinan Dijual, Lihat Penampakannya...
-
Shin Tae-yong ke Marselino: Kalau Tak Memenuhi Janji, Kamu mati
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Bomber Persib Andrew Jung Tak Sabar Bantai Persija di Samarinda
-
Persija vs Persib Digelar di Samarinda, Dirigen Viking Yana Umar Bilang Begini
-
Persipura Jayapura Siap Mati-matian Hadapi Adhyaksa demi Tiket Promosi
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
-
Crystal Palace Ukir Sejarah, Tantang Rayo Vallecano di Final Liga Conference
-
Pelatih Sassuolo Bagikan Kabar: Kondisi Jay Idzes Sedikit Lebih Buruk
-
Freiburg Singkirkan Braga Dramatis, Tantang Aston Villa di Final Liga Europa