“Saya tidak tahu apa yang bisa dan tidak bisa saya katakan, tapi saya pikir itu sudah dekat. Saya pikir musim lalu di kompetisi Eropa dan Turki saya hanya mendapat nilai bagus, memainkan pertandingan bagus.”
“Bahwa ada peluang untuk berada di sana (Timnas Belanda). Setidaknya dalam pra-seleksi. Itu belum terjadi. Namun waktunya akan tiba. Saya sangat yakin akan hal itu,” pungkasnya.
Sepanjang kariernya, Jayden Oosterwolde belum pernah membela Timnas Belanda baik dari kelompok umur hingga tim senior.
Hal ini membuat Timnas Indonesia merasa bisa membajak pemain keturunan Indonesia dan Suriname itu dari Belanda.
Namun kiprah apiknya di level klub membuat Oosterwolde percaya diri bisa dipanggil Timnas Belanda, sehingga menunda ajakan dari Indonesia maupun Suriname.
Kiprah Jayden Oosterwolde
Sebagai informasi, Jayden Oosterwolde merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir di Zwolle pada 26 April 2001 atau saat ini berusia 23 tahun.
Ia dikenal sebagai pemain Versatile yang bisa beroperasi sebagai bek tengah maupun bek kiri dan gelandang kiri.
Karier pemain berpostur 1,89 meter ini dimulai dari klub lokal di Zwolle dan berlanjut ke FC Twente.
Baca Juga: Thom Haye hingga Ragnar Oratmangoen Punya KTP DKI Jakarta, Nyoblos di TPS Mana?
Di klub ini, ia menjadi rekan setim bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers.
Usai membela FC Twente selama 5,5 tahun, Oosterwolde bergabung Parma dengan status pinjaman selama enam bulan dan kemudian dipermanenkan oleh klub Italia itu.
Hanya enam bulan di Parma, Jayden Oosterwolde mampu menarik atensi raksasa Turki, Fenerbahce, yang menebusnya pada bursa transfer musim dingin 2023.
Kini, Oosterwolde menjadi andalan Fenerbahce yang ditukangi pelatih kenamaan, Jose Mourinho. Nahas, kariernya harus mandek sebentar di musim 2024/2025 ini.
Pasalnya, Oosterwolde menderita cedera ACL yang memaksanya harus absen hingga akhir musim, atau baru bisa kembali pada awal musim 2025/2026 mendatang.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih