Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Emil Audero, menjadi sorotan media Italia usai Como kalah 0-2 dari Fiorentina di Serie A 2024/2025.
Pada laga di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Minggu (24/11/2024) malam WIB, Como asuhan Cesc Fabregas harus mengakui keunggulan La Viola melalui gol Yacine Adli (19’) dan Moise Kean (68’).
Di akhir laga, Como bermain dengan 10 orang setelah Alberto Dossena mendapat kartu merah.
Namun, media Italia Numero-Diez menyebut Emil Audero sebagai pemain terburuk dalam pertandingan ini.
Media Numero-Diez memberi Emil Audero nilai 4,5, lebih rendah dari Alberto Dossena yang mendapat nilai 5.
“Petualangan [Emil] Audero di Como kian memburuk, gol pertama seperti adegan film horor,” tulis Numero-Diez. Kekalahan ini menjadi yang ketujuh bagi Como di Serie A musim ini.
Dari 13 laga, mereka baru mengumpulkan 10 poin dan berada di peringkat ke-17, hanya satu tingkat di atas zona degradasi.
Como akan menghadapi Monza pada Sabtu (30/11/2024) malam WIB, laga penting melawan sesama penghuni papan bawah. Monza saat ini berada di peringkat ke-19 dengan 9 poin.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Baca Juga: Gelandang Serang Keturunan Batak Garang di Liga Norwegia, Ancaman Nyata Marselino Ferdinan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi