Suara.com - Pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak tinggal sehari, dan akan dilaksanakan pada Rabu (27/11/2024). Penasaran para pemain naturalisasi Timnas Indonesia bisa nyobolos di mana? Simak ulasannya.
Para pemain keturunan yang dinaturalisasi Indonesia diketahui memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) selayaknya masyarakat Indonesia.
Nah, karena hal itu, para pemain keturunan mulai dari Jordi Amat hingga terbaru Kevin Diks, di atas kertas memiliki hak untuk mennggunakan suaranya di Pilkada 2024 ini.
Menariknya, 11 pemain keturunan Indonesia diketahui berada dalam satu KK yang sama. Mereka punya alamat di kawasan Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur sebagaimana pernyataan sumber kepada Suara.com.
Hal itu membuat para pemain keturunan ini di atas kertas bisa memberikan suaranya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Meski demikian, kans para pemain ini untuk "nyoblos" di Jakarta terbilang tipis, mengingat mayoritas dari mereka tengah membela klubnya di Eropa.
Andai ingin menggunakan suaranya, para pemain keturunan bisa mengurus pindah tempat memilih. Khusus Pilgub Jakarta 2024, batas perubahan tempat itu adalah tanggal 20 November lalu.
Pilgub Jakarta 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon gubernur yakni Ridwan Kamil dan Suswono, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, serta Pramono Anung dan Rano Karno.
Baca Juga: Viral Kritik Kemenangan atas Arab Saudi, Intip Prestasi Diego Michiels Ketika Bela Timnas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi