Suara.com - Striker Ole Romeny digadang bakal menjadi WNI dan membela Timnas Indonesia. Ole pada November lalu bahkan sudah menonton langsung laga pasukan Garuda di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ole Romeny diprediksi bakal memperkuat lini depan Timnas Indonesia di sisa pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pasalnya pemain 24 tahun itu termasuk striker gacor di Eredivisie. Ole tercatat sudah mencetak 26 gol untuk dua klub, NEC Nijmegen dan FC Emmen.
Sedangkan di FC Utrecht musim ini, Ole sudah mencatatkan 13 pertandingan dan mencetak 2 gol.
Namun ada satu catatan kurang baik pasca kehadiran Ole Romeny di Indonesia beberapa waktu lalu. Pasca datang ke Jakarta, Ole Romeny seolah tersingkir dari skuat inti FC Utrecht.
Bahkan pada laga Eredivise, Kamis (6/12) dinihari tadi, pelatih FC Utrecht Ron Jans sama sekali tidak memainkan Ole.
FC Utrecht bermain imbang 2-2 saat melawan Ajax dalam lanjutan Eredivise. Ole hanya masuk sebagai daftar pemain cadangan di laga ini.
David Min pada menit ke-16 sempat membuat Utrecht unggul. Namun Anton Gaaei mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Ajax unggul 2-1 pada menit ke-29 lewat gol bunuh diri Jens Toomstra. FC Utrecht selamat dari kekalahan setelah di menit ke-79, giliran pemain Ajax, Remko Pasveer yang melakukan gol bunuh diri.
Baca Juga: Legenda Thailand: Timnas Indonesia Terbaik di ASEAN
Kembali ke Ole Romeny, selain tak dimainkan saat melawan Ajax, ia juga hanya bermain selama 9 menit saja saat FC Utrecht ditekuk PSV 1-5 pada 1 Desember 2024.
Artinya sejak kembali dari Indonesia, Ole Romeny hanya mendapatkan kesempatan bermain 9 menit saja di tim inti FC Utrecht.
Namun jika ditelisik lebih dalam, dikutip dari data Transfermarkt, sejak November 2024, menit bermain Ole tak pernah lebih dari 45 menit.
Pada 3 November 2024, ia hanya bermain 8 menit saat melawan Sparta, lalu pada 9 November ia main selama 31 menit di laga vs Heracles.
Ole kemudian hanya main 11 menit saat FC Utrecht menang 2-1 atas NEC Nimegen. Padahal selama Agustus hingga Oktober 2024, Ole kerap jadi andalan di lini depan dan bermain lebih dari 45 menit bersama Utrecht.
Berita Terkait
-
Legenda Thailand: Timnas Indonesia Terbaik di ASEAN
-
Nathan Tjoe-A-On: Ini Jalan Hidup Terbaik
-
Disebut Bisa Senjata Makan Tuan, Shin Tae-yong Beberkan Alasan Memilih Skuad Ini untuk Sea Games 2025
-
Pasang Tarif Mahal, Calvin Verdonk Cari Duit Tambahan di Luar Bela Timnas Indonesia
-
Siapa Rafaelson? Pemain Vietnam Keturunan Brasil Jadi Ancaman Serius untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?