Suara.com - Mantan pemain Venezia, Hiroshi Nanami, belakangan ini memutuskan banting setir untuk menjadi penceramah. Eks pemain Timnas Jepang ini merupakan senior Jay Idzes karena pernah bermain di sana pada era 90-an.
Yang terbaru, Hiroshi Nanami, memberikan ceramah berjudul “Membangun Kondisi Atlet” dalam acara “Proyek rendah garam, rendah kalori” untuk memperpanjang harapan hidup sehat dan mempromosikan pencegahan penyakit.
Dalam acara yang diadakan di Balai Kesehatan Kota Hamamatsu di Tenma-cho, Kota Hamamatsu itu, Hiroshi Nanami menjelaskan bagaimana para pemain tim nasional Jepang mengelola kondisi fisik mereka dan apa yang mereka makan.
Menurut lelaki berusia 52 tahun tersebut, selama pertandingan dan latihan, para penggawa Samurai Biru ini mengenakan peralatan khusus untuk memantau jumlah latihan yang telah mereka lakukan.
Dia juga memperkenalkan bagaimana kondisi fisik mereka divisualisasikan dengan mengukur detak jantung mereka ketika tidur. Mengenai makanan, dia juga menyebut soal tiga nutrisi utama yang sangat penting.
Sebagai informasi, Hiroshi Nanami merupakan pesepak bola legendaris yang pernah memperkuat Timnas Jepang pada periode 1995 hingga 2001. Saat ini, dia bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Jepang.
Tugas tersebut sudah dijalankan pelatih kelahiran Shizuoka itu sejak Februari 2023. Sejak saat itu, Hiroshi Nanami menjadi tangan kanan yang dipercaya oleh pelatih kepala Timnas Jepang, Hajime Moriyasu.
Sebetulnya, rekam jejak kepelatihan lelaki berusia 52 tahun itu tak begitu panjang. Sebab, dia tercatat baru pernah melatih Jubilo Iwata (2014-2019) hingga Matsumoto Yamaga FC (2021-2022).
Baru setelah itu, dia mendapatkan panggilan untuk membantu Hajime Moriyasu di Timnas Jepang. Ketika masih aktif bermain sebagai pesepak bola, Nanami memang punya kiprah yang cukup mengesankan.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Mental Gurem Pemain Timnas Indonesia Sudah Musnah
Sebab, dia tak hanya memperkuat sederet klub elite di Liga Jepang saja, tetapi juga pernah merumput di kasta tertinggi Liga Italia atau Serie A bersama AC Venezia 1907 pada medio 1998 hingga 1999.
Saat masih aktif bermain, kiprahnya memang cukup mentereng di Negeri Sakura, terutama saat memperkuat Jubilo Iwata. Dia pernah meraih Asian Club Championship 1999, tiga gelar J1 League (1997,1999, 2002), J.League Cup 1999, Emperor’s Cup 2003, serta dua Japanese Super Cup pada 2003 dan 2004.
Tak hanya itu, dia juga pernah membantu Timnas Jepang menjuarai Piala Asia 2000 sekaligus merebut penghargaan sebagai MVP serta Best Eleven pada ajang tersebut.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong: Mental Gurem Pemain Timnas Indonesia Sudah Musnah
-
Siapa Fabio Cannavaro? Calon Pelatih Jay Idzes Pernah Salaman dengan Erick Thohir
-
Jay Idzes Soal Gegar Otak: Saya Harap Semua Orang...
-
Juventus Sediakan Jalur Keluar untuk Jay Idzes dari Venezia
-
Venezia Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih Jay Idzes Bakal Dipecat
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
12 Tim Calon Juara Piala Dunia 2026 dari Masing-masing Grup, Messi vs Ronaldo Bisa Terjadi
-
Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk
-
Shin Tae-yong Belum Kapok, Siap Terima Tawaran Melatih di Indonesia
-
John Herdman Pernah Kalahkan Jepang dan Qatar, Timnas Indonesia Tak Perlu Gentar di Piala Asia 2027
-
Gagal Penuhi Target, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Statistik Gak Bohong: Manchester United Wajib Pikir Dua Kali Sebelum Permanenkan Carrick
-
Peluang Juara Sirna Usai Kalah dari Persib, Kapten Persija Rizky Ridho Sampaikan Permintaan Maaf
-
Dua Kata Kurniawan Dwi Yulianto Usai Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia U-17 Kandas
-
Luis de la Fuente Coret Dani Carvajal dari Timnas Spanyol, Skuad Muda Barcelona Mendominasi
-
Flick Respons Aksi Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Biasanya Ini Bukan Hal yang Saya Suka