Suara.com - Timnas Indonesia telah menuntaskan pemusatan latihan di Bali sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2024. Rencananya, skuad asuhan Shin Tae-yong bertolak ke Myanmar pada Jumat (5/12/2024) pagi WIB untuk melakoni laga perdana Grup B. Shin Tae-yong kembali tidak mengajak Elkan Baggott dalam skuadnya.
Pelatih Shin Tae-yong mengandalkan skuad muda dengan sebagian besar pemain berusia di bawah 22 tahun.
Beberapa nama yang menghiasi daftar pemain termasuk Hokky Caraka, Marselino Ferdinan, Kadek Arel, Ronaldo Kwateh, dan Pratama Arhan.
Meskipun komposisi tim terlihat menjanjikan, PSSI menetapkan target yang relatif rendah. Mereka menyebut bahwa mencapai final saja sudah dianggap pencapaian yang luar biasa.
Hal ini mengacu pada catatan enam kali tampil di final sejak debut Indonesia di Piala AFF 1996, namun belum pernah sekalipun meraih trofi juara.
Harapan Baru di Tengah Keraguan
Shin Tae-yong yang tidak memanggil beberapa pemain senior dengan rekam jejak gemilang, selain Elkan Baggott. Nama-nama seperti Saddil Ramdani dan Rahmat Irianto dinilai masih layak memperkuat skuad, mengingat pengalaman mereka yang mumpuni di kancah nasional maupun internasional.
Saddil Ramdani: Sayap Berbakat yang Terabaikan
Saddil Ramdani, yang pernah menjadi andalan Timnas Indonesia, kini tak lagi masuk radar Shin Tae-yong.
Baca Juga: Elkan Baggott: Saya Mau Bermain di Liga 1 Indonesia
Pemain serba bisa ini sempat menjadi motor serangan timnas dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kemampuan Saddil sebagai gelandang serang maupun pemain sayap menjadikannya aset berharga.
Bersama Sabah FC di Liga Malaysia, Saddil mencatat 14 gol dari 51 penampilan antara 2021 hingga 2024. Dengan usia 25 tahun, Saddil masih dianggap memiliki banyak kontribusi jika diberi kesempatan kembali ke timnas. Saat ini, ia dikabarkan tengah diminati Persis Solo.
Rachmat Irianto: Pilar Lini Belakang yang Teruji
Rachmat Irianto, pemain bertahan yang juga mampu berperan sebagai gelandang bertahan, turut menjadi perhatian.
Dengan tubuh atletis dan tinggi 173 cm, pemain berusia 25 tahun ini dianggap masih relevan untuk mengisi posisi di timnas.
Pengalaman Rahmat bersama Persib Bandung, di mana ia telah tampil dalam 45 pertandingan sejak 2022, menunjukkan konsistensinya di lapangan.
Meski tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil, banyak pihak menilai kehadirannya dapat memperkuat lini belakang timnas yang dihuni pemain muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan