Suara.com - Tangan kanan Shin Tae-yong, Yeom Ki-hun mengungkapkan bahwa peemain naturalisasi timnas Indonesia ternyata tertarik dengan Liga Korea Selatan atau K League.
Yeom Ki-hun menjadi tambahan bagi staf kepelatihan timnas Indonesia. Ia dipercaya Shin Tae-yong sebagai juru latih untuk urusan lini serang.
Keputusan ini dilakukan karena mantan pelatih Suwon Samsung ini punya catatan baik di Korea Selatan saat masih aktif sebagai pesepak bola profesional.
Rekornya pun impresif karena Yeom Ki-hun pernah membela empat klub di Korea. Ia mencatatkan 546 pertandingan selama kariernya di Ulsan Hyundai, Korean Police, Suwon Samsung, serta Jeonbuk Hyundai Motors.
Selama kariernya, pelatih striker timnas Indonesia sudah mencetak 103 gol dengan sumbangan 131 assist.
Berkat catatan apiknya tersebut, striker timnas Indonesia penasaran dengan dirinya. Banyak yang meminta saran bagiamana melakukan gerakan yang harus dilakukan dalam berbagai situasi.
Hal ini membuat hubungan Yeom bersama anak asuhnya menjadi semakin dekat. Ia pun menjelaskan pemain naturalisasi seperti Ragnar Oratmangoen tertarik dengan K League.
"Pemain naturalisasi sangat tertarik dengan K League. Mungkin karena saya punya banyak rekor," ucap Yeom Ki-hun dikutip dari Best Eleven.
"Mereka mendatangi saya dan mengajukan pertanyaan. Menyebut saya legenda. Berkat itu kami bisa menjadi lebih dekat. Syaa pikir kami akan menjadi lebih dekat di masa depan," pungkasnya.
Baca Juga: Justin Hubner: Saya akan Tinggalkan Klub Ini
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Beruntung, Mees Hilgers Digembleng Latihan Khusus FC Twente
-
3 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Tersisih di Level Klub: Pindah atau...
-
Dari Brasil ke Vietnam: Nguyen Xuan Son, Mesin Gol Baru Vietnam
-
Maarten Paes: Saya Tutup Sosial Media...
-
Elkan Baggott Bisa Comeback saat Timnas Indonesia Hadapi Vietnam 15 Desember
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?