Suara.com - Harga pasaran Asnawi Mangkualam, Kapten Timnas Indonesia, naik dratis usai menjebol gawang Myanmar di laga babak grup Piala AFF 2024. Nilainya naik dratis.
Dikutip dari laman Transfermarket, sebelumnya harga pasaran Asnawi Mangkualam Rp 5,21 miliar. Kini harga pasarannya tembus Rp 6,95 miliar. Naik Rp 1 miliar lebih.
Penaikan itu per tanggal 9 Desember 2024.
Timnas Indonesia memulai perjalanan mereka di Piala AFF 2024 dengan kemenangan tipis atas Myanmar pada laga pembuka Grup B yang berlangsung pada Senin malam, 9 Desember 2024.
Dalam pertandingan ini, Asnawi Mangkualam Bahar menjadi penentu kemenangan dengan mencetak satu-satunya gol pada babak kedua.
Gol krusial tersebut tercipta pada menit ke-76.
Berawal dari lemparan ke dalam oleh Pratama Arhan, bola sempat memantul liar dan diteruskan oleh Kadek Arel yang dengan cermat melihat Asnawi berada di posisi ideal tanpa pengawalan lawan.
Mendapatkan peluang emas, Asnawi melepaskan tembakan keras dan terarah yang tak mampu diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Myanmar.
Bola sempat membentur penjaga gawang sebelum akhirnya bersarang di pojok atas gawang.
Baca Juga: Australia Gelar Karpet Merah untuk Timnas Indonesia: Siapkan Stadion Megah
Kemenangan ini memberi tiga poin berharga bagi Timnas Indonesia sekaligus memperkuat peluang mereka untuk melangkah ke babak selanjutnya dalam kompetisi.
Meski hanya menang dengan margin tipis, hasil ini menjadi awal yang positif bagi skuad Garuda dalam perjalanan mereka di turnamen tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?