Otomotif / Mobil
Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:11 WIB
UD Trucks New Quester. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • UD Trucks Indonesia dan pemangku kepentingan menggelar seminar di GIIAS 2026 guna meningkatkan keselamatan transportasi barang berbahaya.
  • PT Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan Biodiesel B50 secara nasional sejak 1 Juli 2026 untuk mendukung transisi energi.
  • UD Trucks menyediakan truk Quester berteknologi Euro 5 yang kompatibel dengan B50 dan dilengkapi fitur keselamatan canggih.

Suara.com - Sektor transportasi dan pergudangan nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan mencapai hampir 9 persen pada tahun 2025. Perkembangan ini mendorong kebutuhan akan standar keselamatan yang lebih tinggi, terutama pada pengangkutan barang berbahaya atau Dangerous Goods. Menanggapi tantangan tersebut, UD Trucks Indonesia bersama pemangku kepentingan menggelar seminar khusus di ajang GIIAS 2026 untuk memperkuat ekosistem transportasi yang aman dan berkelanjutan.

Fokus utama dalam pembahasan ini adalah distribusi bahan bakar, LPG, serta bahan kimia yang memerlukan protokol ketat. Langkah ini juga mendukung transisi energi melalui penyaluran Biodiesel B50 yang telah berjalan secara nasional sejak Juli 2026. Sigit Setiawan selaku VP Commercial and Shipping Business Development PT Pertamina Patra Niaga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor.

“Sebagai langkah nyata menuju kemandirian energi dan transisi energi berkelanjutan di Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan Bahan Bakar Nabati jenis Biodiesel dengan campuran 50% (B50) secara nasional sejak 1 Juli 2026. Sebagai Subholding Downstream Pertamina, Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi ke jaringan SPBU dan konsumen industri di seluruh Indonesia berjalan lancar melalui kesiapan infrastruktur dan rantai pasok yang terintegrasi. Namun, keberhasilan implementasi B50 tidak mungkin dicapai sendiri, sinergi antara pemerintah, badan usaha, industri otomotif, penyedia teknologi, dan pelaku logistik menjadi fondasi penting untuk memastikan implementasi B50 berjalan secara andal, aman, dan berkelanjutan,” ujar Sigit Setiawan, Rabu (5/8/2026).

Selain kesiapan bahan bakar, faktor armada menjadi aspek krusial dalam meminimalkan risiko distribusi. UD Trucks menghadirkan lini Quester dengan teknologi Euro 5 yang sudah kompatibel dengan penggunaan B50. Kendaraan ini dilengkapi berbagai fitur pendukung seperti Anti-lock Braking System serta sistem pemantauan My UD Fleet untuk mengawasi kondisi unit dan perilaku pengemudi secara real-time.

Catur Satyawira selaku Product Management Representative UD Trucks Indonesia menjelaskan bahwa aspek keselamatan tidak bisa dipisahkan dari setiap pengembangan produk.

“Pengembangan kendaraan angkutan barang berbahaya tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga pada bagaimana setiap fitur keselamatan mampu menjawab kebutuhan operasional pelanggan dan memenuhi standar yang berlaku. Melalui seminar ini, kami ingin menunjukkan bahwa keselamatan merupakan hasil dari sinergi antara teknologi kendaraan, desain karoseri yang sesuai spesifikasi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dengan pendekatan tersebut, kami berharap dapat mendukung operasional distribusi energi yang semakin aman, efisien, dan berkelanjutan,” kata Catur Satyawira.

Load More