Suara.com - Kevin Diks merupakan satu pemain timnas Indonesia yang sudah merasakan turnamen bergengsi di Eropa, yaitu Liga Champions. Ia pun menceritakan pengalamannya.
Saat ini Kevin Diks berkarier di FC Copenhagen yang merupakan klub papan atas Liga Denmark. Tak ayal, ia sempat merasakan atmosfer pertandingan di Liga Champions.
Tercatat tiga musim dirinya pernah bermain di Liga Champions. Dua kali bersama FC Copenhagen serta sekali dengan Feyenoord dengan total main 17 kali.
Bermain di ajang tertinggi liga-lig Eropa, Kevin Diks mengakui bahwa hal itu adalah pengalaman yang indah.
"Pengalaman terakhir adalah pertandingan-pertandingan Liga Champions dan Liga Europa, itu adalah pengalaman yang indah," ucap Kevin Diks dikutip dari Youtube Yussa Nugraha yang tayang pada tahun 2020 silam.
Dalam kesempatan itu, pemain yang kini berusia 28 tahun menghadapi klub-klub top Eropa seperti Manchester City, Napoli, Borussia Dortmund, Bayern Munchen, hingga Manchester United.
"Kalau saya pikir (Raheem) Sterling. (Lorenzo) Insigne adalah lawan yang paling susah. Mereka pemain-pemain yang bagus," ujar Diks.
"Kalau kamu bermain lawan mereka, lama-lama juga belajar dari mereka. Dries Mertens juga (pemain bagus). Lawan pemain-pemain tersebut sangat seru karena bisa belajar banyak dari mereka," sambung pemain keturunan Maluku.
Menurut Kevin Diks, tampil di Liga Champions berarti bahwa ia harus siap menghadapi lawan-lawan berat.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Saya Menyesal dan Malu!
"Tapi di pertandingan Liga Champions, kamu bermain lawan tim-tim terbaik di dunia. Jadi kamu akan menyadari tim-tim tersebut sangat bagus. Dalam pertandingan 90 menit harus fokus 100 persen. Kalau tidak bagus, mainnya kacau," pungkasnya
Berita Terkait
-
Kevin Diks: Dulu Saya Hanya Tukang Pencuci Piring di Restoran
-
Hasil Liga Champions: Juventus Pecundangi City, AC Milan dan Barcelona Raih 3 Poin
-
Hasil Liga Champions: Real Madrid Menang, Bayern Munich Pesta Gol
-
Girona Siapkan Cara Jegal Liverpool: Bikin Mereka Tak Nyaman dan Kekelahan
-
Timnas Indonesia Kalahkan Myanmar, Kevin Diks: Kekuatan, Keberanian Garuda...
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?
-
The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan