Suara.com - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, pernah mengamuk ke pemain lokal sekaligus rekannya sendiri, Ernando Ari Sutaryadi, saat membela skuad Garuda.
Hal ini diungkapkan Ernando Ari dalam acara bincang-bincang bersama Riphan Pradipta dan Praz Teguh, seperti dalam potongan video yang diunggah akun YouTube @iamaich.
Dalam video tersebut, Ernando Ari ditanyai impresinya saat bertemu dan bermain untuk pertama kalinya bersama Thom Haye di Timnas Indonesia.
Kiper Persebaya Surabaya itu mengungkapkan saat dirinya pertama kali bertemu Thom Haye, ia memanggilnya dengan sebutan ‘Prof’.
Saat bermain bersama, Ernando menyebut bahwa Thom Haye memiliki umpan-umpan berkelas yang membuatnya kagum dengan kapasitas gelandang Almere City itu.
Setelahnya, Ernando menceritakan bahwa dirinya pernah kena semprot gelandang berusia 29 tahun itu karena tak bermain sesuai keinginannya.
“Aku aja dimarahin. ‘Woy Nando main Build-up’, (terus saya jawab) ‘oh iya sorry-sorry aku baru sembuh juga, aku bilang gitu,” kata Ernando sambil tertawa.
“(Thom Haye bilang) ‘main Build-up Come On, aku capek’ gitu katanya. Dia pake bahasa Inggris gitu kan, aku capek bilang gitu,” lanjut Ernando.
Meski pernah dimarahi, hubungan keduanya tak renggang begitu saja, mengingat Thom Haye hanya sekadar menegur dan mengingatkan rekan setimnya.
Baca Juga: Prestasi Moncer, Sandy Walsh Akui Banyak Pemain Keturunan Kini Mau Bela Timnas Indonesia
Masalah menegur dan memperingatkan rekan setim seperti yang dilakukan Thom Haye ke Ernando ini pernah disinggung oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong pernah menuturkan bahwa para pemain lokal Timnas Indonesia seakan punya budaya tak menyalahkan satu sama lain.
Padahal menurut Shin Tae-yong, berbicara dengan rekan setim di lapangan dengan menegur atau memperingatkan adalah hal yang penting bagi seorang pemain.
“Sepertinya ada budaya tidak saling menyalahkan di antara pemain Timnas Indonesia, (padahal) taktik bicara itu penting. Tapi pemain lokal kami terlalu diam,” katanya dikutip dari reels instagram @goalcomindonesia.
Selain Thom Haye yang pernah memarahi Ernando, pemain keturunan lainnya seperti Nathan Tjoe-A-On juga tak segan menegur rekan-rekannya di Timnas Indonesia, terutama para pemain lokal.
Salah satu pemain yang pernah ditegur Nathan adalah Witan Sulaeman, saat keduanya tampil bersama di laga Vietnam vs Timnas Indonesia pada Maret 2024 lalu.
Saat itu, Nathan beberapa kali kedapatan menegur Witan terkait posisinya saat dirinya hendak melakukan lemparan ke dalam atau saat bertahan.
Selain itu, Nathan juga pernah memarahi para pemain di Timnas Indonesia U-23 sepanjang gelaran Piala Asia U-23 2024 lalu dengan memberi instruksi ke rekan-rekannya.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman