Suara.com - Kabar soal naturalisasi Jordy Wehrmann semakin kencang terdengar belakangan ini. Pemain keturunan Indonesia-Belanda berusia 25 tahun itu bahkan dikabarkan sudah menjalani proses naturalisasi.
Jordy Wehrmann yang dikenal sebagai gelandang serba bisa, mengungkapkan bahwa targetnya adalah menyelesaikan naturalisasi pada Maret 2025.
"PSSI menghubungi saya pada Juli atau Agustus. Lalu mereka bertanya bagaimana perasaan saya mengenai hal ini sekarang. Saya menyatakan bahwa saya terbuka untuk itu dan saya bersedia," ujar Jordy Wehrmann kepada media Belanda Voetbal Primeur
Jika nantinya Jordy Wehrmann benar-benar dinaturalisasi dan bisa membela Timnas Indonesia, ada beberapa hal yang bisa ditawarkan oleh jordy Wehrmann.
1. Bisa Bermain di Berbagai Posisi
Dengan tinggi badan mencapai 180 cm, Jordy Wehrmann tidak hanya bisa beroperasi sebagai gelandang bertahan, ia juga bisa bermain sebagai bek tengah.
Bukan cuma dua posisi itu, Jordy Wehrmann juga bisa didorong lebih maju menjadi gelandang sentral. Sebagai metronom, ia punya akurasi operan yang cukup bagus.
2. Kemampuan Bertahan Mumpuni
Memang cukup sulit untuk mendapatkan statistik lengkap dari Jordy, tapi penampilannya di musim 2020/21 bersama Feyenoord sempat dicatat oleh WhoScored.
Baca Juga: Shin Tae-yong Wajibkan Pemain Nonton Laga Filipina Lawan Vietnam, Ada Apa?
Dari statistik di musim itu, Jordy tampil cukup bagus dari segi bertahan. Meski cuma tampil 8 kali di semua ajang, ia mencatatkan rata-rata 0,4 tekel, 0,8 intersep, dan 1 kali sapuan berhasil per laga.
3. Kreativitas dan Opsi Pencetak Gol
Aspek lain yang bisa menjanjikan dari seorang Jordy Wehrmann adalah kreativitasnya di atas lapangan untuk bisa menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.
Jordy Wehrmann juga punya kemampuan untuk menjadi pencetak gol dari lini kedua. Harapannya tentu, Jordy bisa terus mempertahankan kualitas dan pengalamannya bermain di Eropa untuk bisa mendongkrak penampilan Timnas Indonesia.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam