Suara.com - Di balik tersingkirnya Timnas Indonesia dari Piala AFF 2024, tiga pemain dianggap tak kuat menggendong skuad Garuda yang diperkuat para pemain muda.
Pernyataan itu disampaikan salah satu pengamat sepak bola nasional, Gita Suwondo, perihal faktor yang menyebabkan kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong tengah dievaluasi PSSI buntut tersingkir dan bahkan gagal lolos dari babak penyisihan grup Piala AFF 2024.
Namun begitu, sorotan ada pada 3 pemain yang dianggap gagal menunjang performa tim dengan pengalaman bermain mereka.
Seperti yang diketahui bersama, Timnas Indonesia menurunkan skuad U-22 untuk Piala AFF tahun ini dengan beberapa pemain dari tim senior.
Meski begitu, harapan agar ketiga pemain senior tersebut mampu memberikan performa terbaiknya untuk tim dirasa belum cukup.
Hingga akhirnya ketiganya tidak sanggup memenuhi ekspektasi, lantas siapa saja ketiga pemain yang dimaksud berikut di antaranya.
"Kalau mau dievaluasi adalah tim ini sangat muda, tidak banyak pengalaman internasionalnya," kata Gita Suwondo.
"Terbukti bahwa Marselino, Asnawi, dan Pratama Arhan tidak sanggup untuk membawa dan menunjang pemain muda ini."
Baca Juga: Gegara STY, Kegagalan Indonesia di AMEC 2024 Tak Lagi Menjadi Sebuah Masalah
1. Marselino Ferdinan
Marselino boleh saja memiliki kualitas individu di atas pemain lain, serangan skuad Garuda juga bertumpu padanya.
Namun kartu merah di laga melawan Laos sepertinya tidak harus terjadi, jika Marselino mampu mengontrol emosinya.
Marselino terusir di menit ke-69, bahkan ketika laga berakhir imbang 3-3, akhir laga bisa beda cerita jika sosoknya masih ada.
2. Asnawi Mangkualam
Statusnya sebagai kapten Timnas Indonesia, namun kualitas Asnawi Mangkualam terlihat seperti sudah sangat tergerus.
Berita Terkait
-
Gegara STY, Kegagalan Indonesia di AMEC 2024 Tak Lagi Menjadi Sebuah Masalah
-
Calvin Verdonk, Sandy Walsh, dan Jordi Amat: Selamat Hari Natal
-
Cristian Gonzales: Jika Masuk Jajaran Pelatih, Saya Kasih Tahu...
-
Media Vietnam Nyinyir Jay Idzes Cs Nyanyi Lagu Tanah Airku: Ritual Aneh
-
Bos Kitchee SC Syok Lihat Rochy Putiray: No, Ini Bukan Pemain Bola
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?