Suara.com - Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks dirumorkan akan pindah dari FC Copenhagen ke klub Bundesliga, Borussia Mochengladbach.
Kabar terbaru seperti dikutip dari laporan media Jerman, Fohlen-Hautnah, Sabtu (28/12/2024) menyebutkan bahwa pihak klub Gladbach lebih menginginkan Kevin Diks secara gratis.
Dalam laporan itu, pihak Gladbach sebenarnya saat ini tengah fokus mengincar pemain Augsburg, Ruben Vargas. Menurut laporan itu, Gladbach mengincar pemain berposisi winger itu sejak musim panas lalu.
Khusus untuk Kevin Diks, Gladbach dalam posisi sulit. Pasalnya, jika menggaet Diks, mereka harus melepas salah satu pemain yakni, Nico Elvedi atau Ko Itakura. Untuk informasi, nilai pasar kedua pemain ini cukup fantastis. Ko Itakura misalnya punya nilai pasar Rp260,72 miliar.
"Borussia harus melepas Nico Elvedi atau Ko Itakura untuk memberikan tempat ke Diks,"
"Oleh karena itu, transfer musim panas gratis sepertinya menjadi pilihan yang paling mungkin saat ini," tulis media Jerman itu.
Namun soal kepindahan ke klub Bundesliga itu justru ditegaskan oleh Kevin Diks bukan keinginan dari dirinya. Ia bahkan mengatakan sudah jatuh cinta pada FC Copenhagen.
Kevin Diks tegaskan bahwa ia tidak ingin pergi dari klub Denmark tersebut. "Saya ingin menjelaskan bahwa bukan saya yang mengatakan saya ingin pergi," tegas Kevin Diks seperti dilansir dari tipsbladet.dk, Selasa (24/12/2024).
"Anda tidak pernah tahu dalam sepak bola. Mungkin aku akan tinggal. Bukan niatku untuk mengucapkan selamat tinggal," sambung pemain Timnas Indonesia itu.
Baca Juga: Jay Idzes Bikin Thom Haye Geleng-geleng: Dia Hidup dengan Standar Itu
Kevin Diks menegaskan bahwa ia dan keluarganya sudah sangat betah tinggal di Kopenhagen. Ia sangat suka dengan stadion, lingkungan tempat tinggal serta para suporter.
"Saya suka di sini dan orang-orang mengetahui itu. Keluarga saya senang berada di sini dan sangat menyedikan jika sampai itu terjadi (pindah ke Gladbach)," jelas Diks.
"Sekali lagi itu bukan pilihanku dan tidak pernah menjadi pilihanku untuk pergi dari tempat ini. Saya suka stadionnya, fansnya, dan klubnya. Saya ingin menjelaskan bahwa itu bukan keputusan saya," tegas Diks.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Bikin Thom Haye Geleng-geleng: Dia Hidup dengan Standar Itu
-
Shin Tae-yong: Fokus Bantu Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir: Itulah Penyebab Timnas Indonesia Kirim Pemain Muda di Piala AFF
-
Pemain Keturunan Batak Datang ke Indonesia, Diproses Naturalisasi PSSI?
-
3 Pernyataan Coach Justin yang Membuatnya Dihujat dan Mendapat Ancaman
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan