Suara.com - Mantan Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas pasang badan buat juru taktik Garuda, Shin Tae-yong yang kinerjanya akan dilakukan evaluasi oleh PSSI. Pemain Persik Kediri itu berharap bisa melihat dari sisi lain.
Kerja Shin Tae-yong sedang dalam sorotan setelah gagal memberikan prestasi untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. Pelatih asal Korea Selatan itu tidak berhasil membawa tim Merah Putih lolos ke babak semifinal.
Akibatnya, banyak yang menuding Shin Tae-yong sebagai biang kerok. Memang, juru formasi 54 tahun tersebut tidak menurunkan kekuatan terbaik alias memilih membawa pemain-pemain muda di bawah usia 22 tahun.
Pemain-pemain yang dibawa STY minim pengalaman tampil bersama tim nasional. Selain itu tak sedikit dari mereka kurang mendapat menit tampil bersama klub.
Hal inilah yang disorot oleh Evan Dimas. Baginya, pengalaman pemain juga harus menjadi bahan pertimbangan.
"Jangan terburu-buru mengevaluasi pelatih Timnas Indonesia. Coba lihat dulu bagaimana kesempatan bermain pemain kita di ranah liga," kata Evan Dimas di Instagram Story miliknya.
Apa yang disampaikan Evan memang ada benarnya. Cuma ada sedikit pemain berpengalaman di skuad Piala AFF 2024 seperti Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Rafael Struick.
Mereka semua tidak mampu menggendong pemain-pemain muda lainnya. Alhasil, Timnas Indonesia cuma bisa menang sekali melawan Myanmar, imbang kontra Laos, dan kalah dari Vietnam serta Filipina.
Baca Juga: Hanya Main di Klub Semenjana, Sesal Thom Haye: Saya Sangat Malas
Berita Terkait
-
Hanya Main di Klub Semenjana, Sesal Thom Haye: Saya Sangat Malas
-
Bantu Timnas Indonesia, Pemain Irak Bocorkan Gaya Main Bahrain
-
Tampil Apik di Tahun 2024, 3 Pemain Lokal Ini Layak Berkarir di Luar Negeri
-
Shin Tae-yong Beri 25 Pemain Debut di Timnas Indonesia Sepanjang 2024
-
Jay Idzes: Sebenarnya Tidak Peduli Tentang Menjadi Kapten
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta
-
Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
-
Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik
-
Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?
-
KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya
-
Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
-
Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Debut, John Herdman Singgung Jasa Prabowo
-
Waktu untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000/Gram