Suara.com - Sejumlah keputusan wasit yang kontroversial menjadi sorotan publik sepanjang gelaran Piala AFF 2024. Ada beberapa negara yang harus menanggung kerugian karena kepemimpinan wasit di kejuaraan ini.
Kejanggalan demi kejanggalan memang terus terjadi di Piala AFF 2024. Keputusan kontroversial wasit di kejuaraan ini ternyata tak hanya berhenti di fase penyisihan, tetapi juga masih berlanjut di babak semifinal.
Setidaknya, ada beberapa peserta yang menjadi korban keputusan wasit pada Piala AFF 2024. Mereka akhirnya juga harus mengalami nasib yang buruk karena tak bisa melaju jauh di ajang antarnegara ASEAN ini
Berikut Suara.com menyajikan tiga negara yang menjadi korban keputusan wasit yang tak adil sepanjang penyelenggaraan Piala AFF 2024.
1. Filipina
Kemenangan Timnas Filipina dengan skor 0-1 atas Thailand pada leg pertama semifinal Piala AFF 2024 berakhir nahas. Pasalnya, The Azkals gagal mengamankan hasil imbang saat menghadapi leg kedua di markas Thailand.
Pada leg kedua, Filipina sempat mendapatkan kerugian dari wasit. Momen ini tepatnya terjadi sebelum gol yang dicetak oleh kapten Thailand, Peeradol Chamrasamee. Sebelum gol tersebut, sebetulnya bola sudah sempat keluar dari lapangan.
Akan tetapi, wasit asal Jepang, Kimura Hiroyuki, sama sekali tidak melihat tayangan ulang dari VAR untuk mengambil keputusan. Padahal, dari berbagai rekaman yang beredar, bola sudah jelas-jelas keluar dari garis.
2. Singapura
Baca Juga: FIFA Bahas Masa Depan Marselino Ferdinan: Dia Memiliki...
Singapura juga menjadi korban keganasan wasit di Piala AFF 2024. Momen ini tepatnya terjadi pada laga leg kedua melawan Vietnam di semifinal. Mereka sempat mencetak gol pada menit ke-10, tetapi dianulir oleh wasit asal Uzbekistan, Rustam Lutfullin.
Sedangkan pada laga leg pertama di markas Singapura, kedua tim sempat bermain imbagn tanpa gol. Tambahan waktu yang diberikan juga termasuk lama karena 10 menit.
Akan tetapi, wasit tidak menghentikan pertandingan ketika laga sudah menginjak menit ke-101 hingga akhirnya Vietnam mencetak gol dan menang 2-0.
3. Indonesia
Kegagalan Timnas Indonesia menembus ke fase semifinal Piala AFF 2024 memang tak bisa dilepaskan dari berbagai faktor. Selain karena minimnya pengalaman para pemain muda, ada juga unsur kejanggalan dari wasit.
Salah satu momennya yakni saat Indonesia bermain imbang melawan Laos pada fase penyisihan. Salah satu gol dari Laos terjadi ketika bola sudah keluar lapangan, tetapi tetap disahkan oleh wasit asal Jepang, Koji Takasaki.
Adapun saat melawan Filipina, Indonesia juga harus mendapatkan kartu merah karena Muhammad Ferarri menyikut lawan. Padahal, dari tayangan ulang, jelas sekali sikut Ferarri tak mengenai wajah.
Hukuman penalti yang dijatuhkan oleh wasit pada laga ini juga janggal. Sebab, bola sebetulnya tak mengenai tangan Dony Tri Pamungkas. Akhirnya, penalti inilah yang membawa Filipina menang dan lolos ke semifinal.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
FIFA Bahas Masa Depan Marselino Ferdinan: Dia Memiliki...
-
Akan Dilepas Swansea City, 3 Klub Ini Dikabarkan Incar Nathan Tjoe-A-On
-
Pernah Rasakan Didikan Arne Slot, Pemain Keturunan yang Ngebet Bela Timnas Indonesia: Dia Pelatih Terbaik
-
Tarif Listrik Indonesia vs Malaysia Bagai Langit dan Bumi, Mana Lebih Murah?
-
Meski Dikit, BI Akui Uang Palsu Masih Beredar di Mayarakat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba
-
8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim
-
Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur
-
Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh
-
Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar
-
Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?
-
Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur
-
Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar