Suara.com - PSSI resmi memecat pelatih asal Korsel, Shin Tae-yong. Ketua umum PSSI, Erick Thohir siang ini, Senin (6/1/2025) di Jakarta.
"Pak Mardji (Sumardji) sudah ketemu Coach STY tadi pagi dan coach STY sudah menerima surat menyuratnya, nanti ada proses yang berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir, saya ucapkan terima kasih sekali lagi," kata Erick dalam pernyataan pers di Menara Danareksa.
Keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong langsung jadi sorotan banyak pihak tak terkecuali wakil rakyat di gedung DPR/MPR.
Legislator Lalu Hardrian Irfani mengaku sangat menyayangkan langkah PSSI untuk memecat Shin Tae-yong.
Menurut wakil ketua Komisi X DPR itu, Shin Tae-yong memiliki rekam jejak bagus bersama Timnas Indonesia.
"Kami menyayangkan sebenarnya, karena STY sudah mampu mengubah Timnas menjadi tim yang luar biasa dan diperhitungkan oleh negara lain," kata Lalu kepada Suara.com
Meski mengaku heran, Lalu mengaku tetap menghormati keputusan dari PSSI.
"Tentu kami menghormati keputusan PSSI. Pasti PSSI punya pertimbangan dan target terutama untuk tembus piala dunia," ujarnya.
Shin Tae-yong pertama kali diperkenalkan ke publik sebagai pelatih Timnas Indonesia saat PSSI dipimpin oleh Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.
Baca Juga: Patrick Kluivert Pengganti Shin Tae-yong, Erick Thohir: Memang...
Coach Shin saat itu menggantikan Simon McMenemy. Ia mulai melatih Merah Putih pada 8 Januari 2020. Shin diperkenalkan ke publik di Stadion Pakansari, Bogor pada 28 Desember 2019.
Selama melatih Timnas Indonesia dari 2020, Shin Tae-yong seperti dikutip dari Fotmob mempersembahkan 25 kali kemenangan, 15 kali imbang dan 21 kali kalah.
Dengan catatan ini, presentase kemenangan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia jaug lebih baik saat ia melatih Korsel.
Fotmob mencatat presentase kemenangan STY mencapai angkat 41 persen. Sedangkan saat melatih Korsel hanya di angka 33 persen.
Salah satu kemenangan fenomenal yang diraih oleh Shin Tae-yong ialah saat membawa Timnas Indonesia meraih kemenagan atas Arab Saudi 2-0 di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 19 November 2024.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Pengganti Shin Tae-yong, Erick Thohir: Memang...
-
Berapa Miliar Gaji Louis van Gaal? PSSI Butuh Duit Segini Jika Mau Cari Pengganti STY
-
Kaget Shin Tae-yong Dipecat, Komisi X ke PSSI: Pengganti STY Harus Bisa Loloskan Indonesia ke Piala Dunia
-
Profil Shin Jae-won: Anak Shin Tae-yong Marah Besar pada PSSI Karena Pecat Ayahnya
-
Rela Tolak Puluhan Miliar dari China demi Indonesia, Shin Tae-yong Malah Didepak saat Perjuangkan Piala Dunia
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
-
Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan
-
DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan