Suara.com - Jejak karier Irfan Bachdim, mantan striker Timnas Indonesia, sukses bikin penasaran usai dirinya dikabarkan bergabung dengan tim asisten pelatih Timnas Indonesia yang akan dipimpin oleh Patrick Kluivert.
Irfan Bachdim, yang dikenal luas sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik Indonesia, kini memasuki babak baru dalam kariernya. Keputusan untuk bergabung dalam tim asisten pelatih menarik perhatian banyak pihak, mengingat kiprah panjang Bachdim dalam dunia sepak bola nasional. Berikut informasi selengkapnya.
Profil Irfan Bachdim
Irfan Bachdim lahir di Amsterdam pada 11 Agustus 1988. Ia memiliki latar belakang keturunan Belanda dari ibu dan Indonesia dari ayahnya. Sejak kecil, bakatnya di lapangan sudah terlihat jelas, namun kariernya mulai bersinar ketika ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia pada 2010.
Usai bergabung dengan Persema Malang, Irfan Bachdim langsung menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang penuh semangat dan teknik tinggi, menjadikannya salah satu pemain yang diperhitungkan di Indonesia.
Di luar lapangan, Irfan dikenal sebagai sosok kepala keluarga dan ayah empat anak yang menjadi panutan warganet. Ia menikah dengan Jennifer Kurniawan, seorang model yang juga kakak dari pemain sepak bola Kim Jeffrey Kurniawan. Kehidupan pribadi Irfan sering kali menjadi sorotan media, berkat keharmonisan keluarganya yang kerap dibagikan di media sosial.
Perjalanan Karier Irfan Bachdim
Irfan Bachdim memulai karier sepak bola profesionalnya di Belanda, bergabung dengan akademi Ajax Amsterdam sebelum berlanjut ke FC Utrecht, di mana ia mengembangkan bakatnya lebih jauh.
Pada tahun 2010, Bachdim memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persema Malang. Di tahun yang sama, ia mendapatkan kesempatan pertama untuk membela Timnas Indonesia.
Baca Juga: Jairo Riedewald Bakal Gusur 3 Pemain Ini dari Timnas Indonesia, Siapa Saja?
Pada Piala AFF 2010, ia memperlihatkan kemampuannya dengan mencetak gol penting, salah satunya saat Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor 5-1 di pertandingan pembuka fase grup. Meskipun Indonesia gagal meraih juara, penampilan Bachdim di turnamen ini meninggalkan kesan mendalam, menjadikannya idola bagi banyak penggemar sepak bola Indonesia.
Keberhasilannya di Timnas Indonesia terus berlanjut, dengan penampilannya yang konsisten di berbagai kompetisi internasional. Meskipun sempat merantau ke Thailand dan Jepang untuk bermain di beberapa klub, seperti Chonburi FC, N. Ratchasima, Ventforet Kofu, dan Consadole Sapporo, Irfan akhirnya kembali ke Indonesia pada 2017 dan bergabung dengan Bali United.
Pada tahun 2019, ia berperan dalam membawa Bali United meraih gelar juara Liga 1 meski tidak menjadi pencetak gol terbanyak.
Karier Bachdim di dunia sepak bola Indonesia juga terlihat di klub-klub besar lainnya, seperti PSS Sleman dan Persis Solo. Pada tahun 2024, setelah kontraknya dengan Persik Kediri berakhir, ia memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain sepak bola profesional.
Kini, meski telah menanggalkan sepatu sepak bolanya, Irfan Bachdim tetap berperan penting di dunia sepak bola Indonesia. Ia diumumkan sebagai bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia, mendampingi Patrick Kluivert.
Irfan Bachdim bersama dengan Raphael Maitimo, Alex Pastoor, dan Denny Landzaat, dipercaya untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan skuad Garuda.
Dengan latar belakang dan pengalamannya, Irfan Bachdim diharapkan dapat memberi kontribusi maksimal untuk membentuk Timnas Indonesia yang lebih tangguh dan kompetitif di kancah internasional. Demikianlah informasi terkait karier Irfan Bachdim.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
John Herdman Ketahuan Nongkrong Bareng Bos Klub Saat Dewa United Tumbangkan Borneo FC
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelatih Baru Tottenham Justru Sebut Arsenal Tim Terbaik di Dunia Usai Dibantai 1-4
-
Alasan Carlos Pena Jadikan Hokky Caraka Kiper Dadakan Persita Tangerang
-
PSIM Yogyakarta Makin Lengkap, Pemain Keturunan Belanda Disiapkan Lawan Bali United
-
Dari Restoran Sushi ke Lapangan Hijau: Bayang-Bayang Kelompok Kartel CJNG di Sepak Bola Meksiko
-
Penyerang Andalan STY Berubah Posisi Jadi Kiper, Apa Alasannya?
-
Pengalaman Ramadan Pertama di Indonesia, Striker Persija Alaeddine Ajaraie Merasa Nyaman
-
Disikat AS Roma, Emil Audero Tetap Pertahankan Statistik Gemilang Bersama Cremonese
-
Jumpa Fernando Torres saat Trial di Atletico, Tony Kouwen Galau Pilih Timnas Indonesia atau Belanda