Suara.com - Tim Geypens, salah satu calon pemain naturalisasi Indonesia, menyatakan antusiasmenya terhadap kedatangan Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas senior.
Pemain muda berbakat ini memiliki ambisi besar untuk memperkuat skuad Garuda, terutama jika Indonesia berhasil melangkah ke Piala Dunia di masa depan.
Dikutip dari Goal, saat ini, Tim Geypens masih dipersiapkan untuk memperkuat tim U-20 Indonesia. Namun, peluangnya tampil di Piala Asia U-20 masih sangat kecil mengingat proses naturalisasinya belum rampung.
Pemain berusia 19 tahun ini sebelumnya telah memperkuat timnas U-20 dalam ajang Maurice Revello yang berlangsung di Prancis pada Juni 2024.
Meskipun begitu, Tim Geypens tetap bertekad untuk menembus timnas senior dan merasakan atmosfer Piala Dunia bersama Indonesia.
Tim Geypens mengungkapkan bahwa ia memiliki ikatan kuat dengan Indonesia melalui garis keturunan keluarganya.
Tim Geypens juga sempat mengikuti perkembangan timnas, termasuk menyaksikan laga Indonesia melawan Jepang yang berlangsung di hadapan puluhan ribu penonton.
Baginya, tampil di panggung dunia bersama skuad Merah Putih akan menjadi pencapaian luar biasa dalam kariernya.
Saat ini, Tim Geypens tengah membangun kariernya di Belanda bersama FC Emmen yang berkompetisi di Eerste Divisie.
Performa impresifnya telah membuatnya mendapat kesempatan tampil dalam 11 pertandingan bersama tim utama musim ini, meski sebagian besar masih berstatus pemain pengganti.
Tim Geypens menyebutkan bahwa klubnya memiliki strategi jangka panjang untuk membantunya berkembang secara bertahap.
Tim Geypens pun merasa adaptasinya berjalan lebih cepat dari yang diperkirakan dan berambisi untuk terus meningkatkan kemampuannya demi peluang bermain lebih besar, baik di level klub maupun timnas Indonesia.
“Sebenarnya, saya rasa ini berjalan lebih cepat dari yang diharapkan. Saya sudah main 11 kali, tetapi selalu sebagai pemain pengganti," kata Tim Geypens. (GOAL)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik