Shin Tae-yong Dilempari Telur
Mundur beberapa tahun ke belakang, apa yang kini dialami oleh Shin Tae-yong bisa dibilang sedikit lebih baik dibanding saat ia pulang dari Piala Dunia 2018.
Saat itu Shin Tae-yong melatih Korsel dan sukses membawa Taegeuk Warriors mampu mengalahkan juara dunia 4 kali, Jerman di babak fase grup.
Son Heung-min Cs saat itu di babak fase grup mencatatkan 1 kali kemenangan dan 2 kekalahan. Korsel pun gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Meski mampu mencetak sejarah bagi Korsel dengan mengalahkan Jerman di Piala Dunia, Shin Tae-yong pulang ke Korsel disambut dengan lemparan telur.
Ya lemparan telur yang ditujukan fans kepada Shin Tae-yong dan pasukan Korsel kala itu jadi sorotan dunia.
29 Juni 2018, timnas Korsel tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Icheon pada sore hari waktu setempat. Laporan dari Yonhap News kala itu menyebut sudah ada 500 suporter Korsel di bandara.
"Mereka sudah datang dua jam sebelum pesawat tiba," tulis laporan media Korsel itu.
Sayangnya dari 500 suporter itu, tidak semuanya ingin menyambut Shin Tae-yong dan pemainnya. Sejumlah suporter mengutarakan kekecewaan terhadap permainan Korsel di Rusia 2018.
"Maju terus sepak bola Korsel, Chung Mong-gyu (ketua PSSI-nya Korsel saat itu) harus mundur," teriak salah satu suporter.
Tak berselang lama, Shin Tae-yong dan para pemain Korsel keluar dari pintu kedatangan. Sejumlah suporter berteriak keras. Namun kemudian suasana menjadi tak kondusif.
"Saat para pemain diwawancara awak media, beberapa suporter melemparkan telur ke arah Shin Tae-yong dan pemain,"
"Telur-telur itu jatuh tepat di depan Son Heung-min dan Shin Tae-yong berdiri. Karpet merah yang dibentangkan untuk menyambut tim berubah warnanya akibat noda telur," ulas Yonhap News.
Di laporan itu juga disebutkan bagaimana ekspresi kecewa dan bingung Shin Tae-yong mendapat reaksi seperti ini setelah membantu Korsel menang atas Jerman.
Berita Terkait
-
Pekerjaan Jeje Sebelum Jadi Penerjemah Shin Tae-yong, Kini Ungkap Tak Tahu Sang Pelatih Bakal Dipecat
-
Punya Harapan untuk Kluivert, Wonderkid Persija: Terima Kasih STY
-
Sama-sama Bek Kiri, Perbandingan Harga Pasar Calvin Verdonk vs Mitchel Bakker
-
Patrick Kluivert, Timnas Indonesia dan Asa Baru bagi Para Pemain Buangan Skuat Garuda
-
Jeje Sebut Tak Masuk Akal Pecat Shin Tae Yong Karena Masalah Komunikasi: Pemain yang Lebih Tahu Gimana
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026