Suara.com - Asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Denny Landzaat bergerak cepat dalam memaksimalkan persiapan skuad Garuda jelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dia pun bertemu pemain keturunan di Belanda.
Denny Landzaat kedapatan menyaksikan langsung pertandingan PEC Zwolle menghadapi PSV Eindhoven dalam laga pekan ke-19 Eredivisie 2024/2025, Sabtu (18/1/2025) malam WIB.
Di akhir laga, Landzaat ternyata sengaja untuk bertemu dengan satu pemain keturunan yakni Eliano Reijnders.
Eliano merupakan pemain berdarah Maluku yang sudah dinaturalisasi PSSI dan telah menjalani debutnya bersama Garuda pada Oktober tahun lalu.
Dalam laga PEC Zwolle vs PSV Eindhoven, Eliano mencatatkan laga ke-100 nya bersama klub tersebut. Dia tampil penuh membantu Zwolle menang 3-1.
Meski mulai menjadi andalan di Zwolle, peruntungan Eliano Reijnders di Timnas Indonesia sejauh ini masih menjadi tanda tanya.
Di era kepelatihan Shin Tae-yong, pemain versatile yang bisa mengisi pos bek kiri, gelandang serang hingga striker ini baru sekali tampil.
Eliano bermain 45 menit di laga debutnya ketika Garuda ditahan Bahrain dengan skor 2-2 pada Oktober. Setelah itu, namanya dicoret saat Timnas Indonesia kalah 1-2 dari China.
Ketika Timnas Indonesia kalah 0-4 dari Jepang di Jakarta, Eliano Reijnders juga tak masuk skuad dan cuma jadi cadangan ketika Garuda menang 2-0 atas Australia.
Baca Juga: Pemain Keturunan Bisa Kena! 3 Bek Tengah yang Terancam Didepak Kluivert dari Timnas Indonesia
Kini, tampuk pelatih telah berubah. PSSI resmi memecat Shin Tae-yong pada 6 Januari lalu, di mana sosok penggantinya adalah legenda Timnas Belanda, Patrick Kluivert.
Fakta bahwa Eliano ditonton langsung Denny Landzaat, hal ini bisa mengindikasikan bahwa sang pemain mungkin masuk ke dalam skema Patrick Kluivert.
Sebagai informasi, Timnas Indonesia dibawah asuhan Shin Tae-yong kerap tampil dengan formasi 3-4-3, hal yang jarang ditemui Eliano Reijnders bersama PEC Zwolle.
Sementara Kluivert punya filosifi permainan yang disebut-sebut lebih menyerang. Dia biasa menerapkan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 yang di atas kertas, sesuai dengan tipe formasi Zwolle di mana Eliano kerap bermain sebagai bek sayap kanan.
Masih perlu ditunggu akan seperti apa nasib Eliano Reijnders setelah perubahan rezim kepelatihan dari STY ke Kluivert.
Timnas Indonesia diketahui akan kembali bermain pada Maret dengan bertandang ke markas Australia (20 Maret) dan menjamu Bahrain (25 Maret) dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Debut Tak Istimewa Mauro Zijlstra, Ini Kata Asisten Pelatih Persija Jakarta
-
Hasil Piala FA: Arsenal Gebuk Wigan Athletic 4-0 dan Melaju ke Babak 16 Besar
-
Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo
-
Jelang Lawan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Ungkap Kondisi Beckham Putra dan Julio Cesar
-
SD Kristen Manahan Solo Pertahankan Juara MilkLife Soccer Challenge
-
Kabar Buruk dari Arne Slot, Wataru Endo Bakal Menepi Berbulan-bulan Akibat Cedera Serius
-
Bali United vs Persija, Dony Tri Pamungkas Masih Bawa Duka
-
John Herdman Sudah Gatal Pimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Bojan Membeberkan Kondisi Fisik dan Mental Pemain Setelah Dikalahkan Ratchaburi FC
-
Duel Panas Cremonese vs Genoa Menjadi Pertaruhan Harga Diri Emil Audero