Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, berhasil menjadi aktor penting di balik kemenangan tim akademi Oxford United saat membantai Banbury United pada perempat final ajang Oxfordshire Senior Cup.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Rabu (22/1/2025) dini hari WIB itu, Marselino Ferdinan berhasil menyumbangkan dua gol untuk membantun tim akademi Oxford United menang 6-0.
“Marselino Ferdinan menggandakan keunggulan, Leo Snowden menemukannya di ruang setelah melakukan cutback yang dieksekusi dengan baik dan Lino menyelesaikan gerakan dengan berkelas,” bunyi keterangan akun X @AcademyOUFC.
“Marselino mencetak gol kedua, kerja bagus dari Burton, yang mengalahkan lawannya dalam hal kecepatan dan mampu menemukan Lino dengan cutback lain yang tidak kesulitan menemukan sudut bawah,” bunyi keterangan lainnya.
Lantas, bagaimana sebetulnya rekam jejak Banbury United, tim yang dihadapi Akademi Oxford United dan harus menjadi korban keganasan Marselino Ferdinan Pada pertandingan tersebut? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil Banbury United
Sebagai informasi, Banbury United merupakan sebuah klub sepak bola yang berbasis di Banbury, Oxfordshire, Inggris. Klub ini merupakan anggota dari Southern League Premier Division Central.
Dengan kata lain, Banbury United mengikuti kompetisi semi-profesional bersama tim-tim yang berbasis di East Anglia, Inggris Selatan dan Midlands, serta Wales Selatan. Dalam sistem kompetisi di Inggris, kompetisi ini berada di strata ketujuh.
Banbury United memiliki sejarah yang cukup panjang di sepak bola Inggris. Mereka telah bermain di berbagai tingkatan liga, dan pernah mencapai putaran pertama Piala FA beberapa kali. Klub ini dikenal dengan basis penggemar yang setia dan telah menjadi bagian penting dari komunitas lokal di Banbury.
Baca Juga: Marselino Borong 2 Gol, Publik: Gak Ada Obat King, Otw Dipanggil Kluivert
Pada mulanya, Branbury United dibentuk pada tahun 1931 dengan nama Spencer Sports Club, sebuah tim olahraga yang berisi para pekerja dari pabrik Spencer Corsets. Lalu, klub ini kemudian berkembang mengikuti kompetisi-kompetisi setempat.
Klub yang dijuluki The Puritans alias Kaum Puritan serta The Reds atau Si Merah ini bermarkas di Spencer Stadium, Banbury. Stadion ini berkapasitas 6.500 penonton dengan jumlah tempat duduk mencapai 250 kursi.
Setidaknya, ada beberapa pencapaian yang pernah dicapai Banbury United sepanjang sejarahnya. Mereka pernah meraih gelar Premier Division Central dalam ajang Southern League pada musim 2021/2022.
Tak hanya itu, mereka pernah menjuarai Hellenic League 1999/2000, lalu memenangi lima kali gelar Buckingham Charity Cup pada 2001/2002, 2011/2012, 2012/2013, 2013/2014, dan 2015/2016.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Marselino Borong 2 Gol, Publik: Gak Ada Obat King, Otw Dipanggil Kluivert
-
Siapa Pesaing Kevin Diks di Gladbach? Pemain Rp253 M Patut Diwaspadai
-
Mengapa Patrick Kluivert Wajib Mainkan Eliano Reijnders di Timnas Indonesia?
-
3 Posisi yang Bisa Dimainkan Eliano Reijnders di Era Patrick Kluivert
-
Senyum Semringah Shin Tae-yong Jabat Erat Zulhas, Mau Jadi Kader PAN?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan
-
Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari
-
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
-
Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Harry Kane Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Inggris vs Kongo, The Three Lions Dibikin Frustrasi
-
Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan
-
Inggris Tantang Meksiko di 16 Besar, Tuchel: Mustahil Adaptasi Oksigen Tipis Stadion Azteca