"Mengapa coach Shin tetap diam?" "Sepak bola Indonesia saat ini akan memasuki masa-masa krusial. Menurut saya, kita (Timnas Indonesia) sedang bermain di Kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga, jika kita bermain bagus, kita masuk ke Piala Dunia," jawab coach Jin.
"Kita punya empat pertandingan lagi yang akan dimainkan. Kita sudah mainkan 6 dan sisa empat lagi dan kita berada di posisi yang sangat baik," tambahnya.
Ditegaskan Coach Jin, Shin Tae-yong memilih diam karena tak ingin kebenaran dari versinya untuk melawan narasi kepadanya akan merusak sepak bola Indonesia.
"Dia (Shin Tae-yong) tidak mau merusak momen itu," tegas Coach Jin.
"Jika dia bicara, saya tidak tahu, seperti yang saya katakan saya tidak mewakili dirinya. Jika dia mulai beraksi pada kebohongon-kebohongan itu, menjabarkan cerita sebenarnya. Maka dia takut hal ini mungkin bisa membahayakan untuk Indonesia, untuk sepak bola Indonesia," jelasnya.
Berita Terkait
-
Kembangkan Pelatih Lokal Bersama PSSI, Kluivert Mungkin Bisa Lirik 4 Legenda Timnas Indonesia Ini
-
Analis STY Kim Jong-jin: Marc Klok Pembohong!
-
Shin Tae-yong Tak Mau Kembali Melatih Timnas Indonesia
-
Bola Panas di Tangan Shin Tae-yong: Sepak Bola Indonesia Bisa Bahaya
-
Tangan Kanan Shin Tae-yong: Tak Ada Komunikasi, Ini Pemberhentian Mendadak dan Mengejutkan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan