Suara.com - Marc Klok masih sorotan publik pasca bantahan dari asisten Shin Tae-yong, Kim Jong-jin saat jadi bintang tamu di kanal Youtube Close the Door.
Asisten Shin saat masih melatih di Timnas Indonesia itu membantah tudingan Klok yang menyebut pelatih Korsel tersebut sosok diktator.
"Saya komunikasi ke dia (Marc Klok), saya bilang cukup brother. 'Cukup sudah menyebarkan kebohongan. Anda satu-satunya pemain yang berbohong di media'," tegas Kim Jong-jin.
Di platform sosial media, netizen kemudian mengulas lagi soal status WNI yang didapat oleh Klok pada 2020 atau dua tahun setelah ia bermain di Liga Indonesia.
Jika mengulik dari sejumlah pemberitaan di tahun-tahun itu, Klok sempat diklaim memiliki darah Makassar. Hal ini juga sempat disampaikan oleh Munafri Arifuddin yang menjadi CEO PSM hingga 2022.
"Ada garis keturunan Indonesia. Secara silsilah, Klok memang memiliki darah Indonesia," kata Munafri saat itu kepada salah satu media online.
Namun dalam perjalanan proses naturalisasi, pihak Klok tidak bisa membuktikan bahwa ia memiliki garis keturunan Indonesia.
Klok lahir dan besar di Belanda. Namun kemudian Klok dinaturalisasi lewat jalur pasal 20 UU Nomor 12 tahun 2006. Aturan hukum itu menyebutkan WNA bisa menjadi WNI jika telah berjasa untuk RI atau dengan alasan kepentingan negara.
Induk sepak bola dunia FIFA saat itu bahkan sempat melarang Klok membela Timnas Indonesia. Alasannya Klok tidak bisa menunjukkan dokumen bahaw ia memiliki keturunan Indonesia.
Baca Juga: Pilih 'Korbankan' Shin Tae Yong Demi Timnas, Ibnu Jamil Dicurigai Ikut Pertemuan di Hotel Mandarin
Yang menarik ayah Marc Klok, Dirk Klok sempat unggah foto buyut dan kakek pemain Persib itu di akun Instagram miliknya.
Foto itu diunggah oleh Dirk pada 2018. Pada caption dijelaskan oleh Dirk bahwa kakek dan buyutnya asli dari Amsterdam dan sudah menetap sejak 1480.
"Keluarga Klok aslinya dari Geertruyden Clock, (menetap) setidaknya dari tahun 1489 di Amsterdam," tulis Dirk yang saat itu mencalonkan diri sebagai politikus dari partai Seruan Demokrat Kristen atau CDA.
Kakek dari Marc Klok diketahui bernama Jan Klok. Informasi ini tertulis pada unggahan laman website, usjjf.org.
Disebutkan dalama halaman itu, Dirk Klok yang punya keahlian beladiri belajar dari sang ayah bernama Jan Klok. Kakek Marc Klok diketahui sebagai murid dari Ge Koning--salah satu ahli bela diri Judo dan Ju Jitsu dari Belanda.
Sedangkan ibu Marc Klok diketahui bernama Lia Matthei. Di akun Instagram milknya, Lia kerap unggah perjalanan Marc Klok di Liga Indonesia dan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Pilih 'Korbankan' Shin Tae Yong Demi Timnas, Ibnu Jamil Dicurigai Ikut Pertemuan di Hotel Mandarin
-
Kata-kata Marc Klok Saat Bohongi Eks Pelatihnya: Saya Mau Pensiun
-
Pasca Kim Jong-jin Blak-blakan, Giliran Asisten STY Lainnya Buka Suara
-
PSM Makassar Kalah 0-1 dari Terengganu FC di ASEAN Club Championship, Lawan Dapat Penalti
-
2 Pemain Lokal Kesayangan Luis Milla ini Patut Dijajal Patrick Kluivert
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga