Selebrasi Arkhan Kaka selepas menjebol gawang Panama (pssi.org)
Hal itu digunakan demi menjaga peluang Kaka tetap bisa berkarier di Eropa jika nantinya belum beruntung bersama FC Nordsjaelland.
Pilihan kembali ke Tanah Air sangat mungkin, tapi di usianya yang masih sangat belia, seharusnya jangan dilakukan.
3. Ditempa Lebih Profesional
Bermain di liga yang lebih profesional dari Liga Indonesia, khususnya sistem, hal itu akan memberi Kaka peningkatan kemampuan.
Selain itu, fisik dan taktikal bermain Kaka juga akan ditempa dengan cara Eropa, hal yang sama pernah dirasakan Egy Maulana Vikri.
Arkhan Kaka tentu tak ingin melewatkan kesempatan ini, meski nantinya hanya bermain untuk tim kelompok umur.
Kontributor: Eko
Komentar
Berita Terkait
-
Mendadak! Karier Jay Idzes di Venezia Terancam Memburuk
-
Alex Pastoor: Yang Penting Menang Meski Mainkan Formasi 9-0-1
-
Uji Coba 4 Negara Usai, Timnas Indonesia U-20 Dapat Senjata Baru dari Suriah U-20?
-
Belum Apa-apa Denny Landzaat Sudah Mengeluh: Kamu Tidak Punya Pemain Seperti...
-
Perbandingan Harga Pasar Maarten Paes vs Jason Yeo, Kiper Diaspora Jerman yang Gabung Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien