Suara.com - Brisbane Roar terpuruk di A-League 2024/2025, jadi juru kunci dengan 5 poin hingga pekan ke-15. Dampaknya, Rafael Struick makin minim menit bermain.
Brisbane Roar jadi juru kunci A-League dengan 5 poin dari 14 laga (1 menang, 2 seri, 11 kalah). Kekalahan 0-1 dari Western Sydney Wanderers kian memperburuk situasi.
Usai ASEAN Cup 2024, Rafael Struick hanya bermain 44 menit dalam 3 laga dan absen di 3 pertandingan terakhir.
Rafael Struick terancam kehilangan tempat di timnas Indonesia karena minimnya menit bermain di Brisbane Roar.
Pelatih Patrick Kluivert menegaskan pentingnya pemain timnas memiliki menit bermain di klub untuk menjaga level kebugaran.
"Tanpa menit bermain, kamu tidak bisa mendapat kesempatan," ujar Kluivert.
Struick harus segera memperbaiki situasinya jika ingin tetap dipertimbangkan untuk timnas.
Statistik Rafael Struick
Sejak pindah dari ADO Den Haag ke Brisbane Roar, Struick belum tunjukkan perfomance gemilang. Striker 21 tahun itu baru memainkan 236 menit bermain dan baru mencetak 1 gol.
Baca Juga: Branko Ivankovic: Kekuatan Timnas Indonesia Tidak Selevel China
Bahkan di 3 pertandingan terakhir, Struick hanya duduk manis di bangku cadangan. Selain itu, menit bermainnya dari 9 laga yang dilakoni tak pernah full 90 menit.
Menit terbanyak yang dilakoni Struick hanya 59 menit yakni saat Brisbane Roar bermain imbang 4-4 melawan Macarthur pada 30 November 2024.
Namun setelah itu, menit bermainnya terus menurun. Bahkan Rafael Struick sempat dimainkan hanya 300 detik saat Brisbane Roar dikalahkan Western United 1-0 pada 29 Desember 2024.
Sebelum pindah ke Brisbane Roar, Struick juga sudah bermasalah di menit bermain. Di ADO Den Haag ia hanya memainkan 11 pertandingan tanpa sekalipun bisa mencetak gol.
11 pertandingan itu tidak dalam waktu semusim namun dari musim 2021/22 hingga 2024/2025. Penampilan terbanyaknya ialah saat membela tim U-21 ADO.
Di tim U-21 ADO, Struick memainkan 41 pertandingan dan mencetak 10 gol serta 5 assist.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Branko Ivankovic: Kekuatan Timnas Indonesia Tidak Selevel China
-
Selain Indonesia, Ini Deretan Tim Nasional yang Diperkuat Pemain Keturunan Belanda
-
Simon Tahamata Pernah Kritik Naturalisasi PSSI: Percuma Saja...
-
Sambat Persiapan Mepet di Timnas Indonesia, Alex Pastoor: Waktunya Singkat Tak Ada Uji Coba
-
Alex Pastoor: Jangan Mikir Main dengan Formasi 5-3-2 Bakal...
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
-
4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
-
Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid
-
Sungai Cileungsi Tercemar Limbah, Kualitas Air Lampaui Baku Mutu
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati
-
Skema Pembiayaan Mobil Listrik Viral Wuling Aira ev
-
Dalih Geopolitik Jadi Alasan Pemerintah Lihat Ekonomi RI Tumbuh Melambat
-
Misi Satelit Lampung-1: Saat Mata AI di Luar Angkasa Kawal Ladang Singkong
-
Singapura Gunakan Teknologi Juara Piala Dunia DemI Jegal Timnas Indonesia
-
CBDK Gelontorkan Rp250 Miliar untuk Buyback Saham, Laba Semester I 2026 Melonjak 225 Persen