Suara.com - Asisten pelatih timnas Indonesia, Alex Pastoor mengeluhkan soal waktu yang singkat untuk melakukan persiapan jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2025.
Timnas Indonesia akan menjalani dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia pada 20 Maret 2025 dan Bahrain lima hari setelahnya.
Jadwal itu akan menjadi tantangan berat bagi Patrick Kluivert serta asisten pelatihnya yang punya waktu mepet.
Sebab, staf pelatih tidak akan bisa mengumpulkan pemain dalam jangka waktu yang lama karena kompetisi masih berjalan. Setidaknya mereka memiliki waktu yang dimiliki adalah 10 hari jelang laga krusial tersebut.
Situasi tersebut membuat Alex Pastoor membeberkan bahwa staf pelatih akan melakukan pendekatan yang berbeda. Karena beda dengan klub yang selalu bisa bersama pemain sepanjang waktu, tapi di level timnas ada periode tertentu untuk melakukan persiapan.
"Sekarang Anda harus melakukannya dalam waktu yang jauh lebih singkat. Jadi, Anda harus melakukan pendekatan yang berbeda," ucap Alex Pastoor dikutip dari Youtube Love Televisie.
"Kami semuanya harus jelas, Apalagi tidak ada kesempatan uji coba. Seharusnya tidak ada kebingungan, jadi tidak membuang waktu untuk berpikir," sambungnya.
Dengan tantangan yang dihadapi tersebut, Alex Pastoor mengatakan bahwa pihaknya butuh bernegosiasi kepada klub sebelum pemain gabung ke timnas Indonesia.
"Tentu ketika pemain sudah memainkan pertandingan terakhir sebelum ke timnas. Anda harus bernegosiasi dengan mereka (klub)," ujar pelatih 58 tahun itu.
Baca Juga: Alex Pastoor Lobi Klub Lepas Pemain Timnas Indonesia: Jangan Buang Waktu!
"Namun Anda tidak dapat melakukan apa pun sampai mereka berada di pihak Anda (timnas). Ada jangka waktu sekitar 9 hingga 10 hari di mana mereka pasti menjadi bagian dari tim nasionalnya. Dan selama 10 hari itu, banyak hal perlu terjadi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Simon Tahamata: Orang Maluku Berkorban Nyawa untuk Belanda tapi Dikhianati
-
Ole Romeny: Dia Meninggal Dunia
-
Menpora Bongkar Masalah Naturalisasi Jairo Riedewald karena Ada...
-
Jason Yeo Kiper Berdarah Riau di Jerman Punya 'Hubungan' dengan Shin Tae-yong
-
3 Dampak Positif jika Arkhan Kaka Gabung Klub Liga Denmark Nordsjaelland
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0