Suara.com - Timnas Indonesia U-20 akan mendapatkan tambahan pemain keturunan, yaitu Dion Markx dan Tim Geypens, yang sedang dalam proses naturalisasi.
Keduanya sudah menyelesaikan proses pemberkasan dan dijadwalkan menjalani sumpah perwarganegaraan (Sumpah WNI) bersama Ole Romeny pada 8 Februari mendatang.
Striker Oxford United, Ole Romeny diproyeksikan untuk Timnas Indonesia level senior asuhan Patrick Kluivert.
Sementara Dion dan Tim merupakan pemain keturunan yang dipersiapkan untuk Timnas Indonesia U-20.
Meski masih muda, bukan tak mungkin kedua pemain bisa ditarik Kluivert untuk membela Timnas Indonesia level senior.
Namun, seberapa besar peluang itu bisa terjadi? Berikut ulasannya.
1. Tim Geypens
Jika bicara soal peluang keduanya dipromosikan ke timnas Indonesia senior tentunya bisa dibilang cukup kecil.
Meskipun main di luar negeri, Patrick Kluivert sebagai pelatih timnas Indonesia harus tahu dulu seluk beluk dan performa kedua pemain muda ini.
Baca Juga: Pelatih Timnas Indonesia: Kami Bermain dengan Gaya Eropa, Sementara Mereka...
Tim Geypens yang berposisi sebagai bek kiri sudah mengemas 13 kali penampilan musim ini bersama FC Emmen.
Dari 13 laga itu bisa dibilang Tim memang punya menit bermain cukup banyak yakni mencapai 166 menit bermain.
Menariknya, jika bicara soal posisi, Tim tak hanya lihai sebagai bek kiri namun juga bisa diposisikan sebagai sayap kiri.
Ini bisa menjadi nilai plus jika Kluivert buruh kedalaman skuad lebih baik nantinya.
2. Dion Markx
Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini harus diakui punya performa baik, namun dia harus menimba lebih banyak pengalaman jika ingin dipromosikan ke timnas Indonesia senior.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey