Suara.com - Guido Veltman, adik Joel Veltman yang bermain untuk Brighton & Hove Albion, ternyata memiliki pekerjaan cukup mentereng, yakni sebagai seorang dosen fakultas kedokteran gigi di sebuah universitas.
Baru-baru ini Joel Veltman mengejutkan publik Tanah Air dengan pengakuannya yang bersedia bermain untuk Timnas Indonesia.
Sayangnya hal itu susah terwujud, Joel Veltman cukup sulit untuk bisa dinaturalisasi meski memiliki keturunan Indonesia.
Berposisi sebagai bek tengah tetapi juga bisa ditempatkan sebagai bek kanan, Veltman sudah memiliki total 28 caps bersama Timnas Belanda.
Veltman mengaku memiliki garis keturunan Indonesia dari sang nenek pihak ibu, namun kini Veltman sudah tidak dipanggil Timnas Belanda lagi.
Menyadari adanya regulasi yang memungkinkan perpindahan tim nasional jika seorang pemain tidak tampil dalam pertandingan internasional selama dua tahun.
Pemain yang saat ini berusia 33 tahun itu mengaku bersedia membela Timnas Indonesia yang kini berada di bawah asuhan Patrick Kluivert.
Adik Joel Veltman
Guido Veltman merupakan saudara laki-laki dari Joel Veltman, status pekerjaannya yang tersebar di media maya cukup menarik perhatian.
Baca Juga: 4 Pemain Timnas Indonesia di Liga Jepang Berakhir Miris, Bagaimana dengan Sandy Walsh?
Melansir salahs akun Linkedin bernama Guido Veltman, sosoknya bekerja sebagai dosen kedokteran gigi di salah satu universitas di Den Haag.
Tepatnya Universitas Sains Terapan Den Haag atau The Hague Universiti of Applied Sciences, universitas ini berusia cukup tua.
Berdiri pada 12 Januari 1987 melalui penggabungan enam lembaga kota dan sembilan lembaga khusus pendidikan profesi di Den Haag.
Tak banyak informasi yang bisa digali tentang sosok Guido Veltman ini dengan hanya berdasarkan akun Linkedin pribadinya.
Cukup menarik jika kedua saudara ini memiliki jalan berbeda soal masa depannya, Joel sebagai pesepak bola profesional.
Sementara sang adik terjun di dunia pendidikan sebagai dosen, tentu kedua orang ini bukan berasal dari keluarga yang sembarangan.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
4 Pemain Timnas Indonesia di Liga Jepang Berakhir Miris, Bagaimana dengan Sandy Walsh?
-
Sandy Walsh Resmi Pindah Yokohama F Marinos: Misi Saya...
-
Statistik Elkan Baggott saat Lawan Burton Albion, Dapat Rating Sangat Tinggi
-
Ole Romeny Eligible Bela Timnas, Masalah Lini Depan Skuat Garuda Belum Sepenuhnya Selesai
-
Kevin Diks Kritik Kondisi Bali: Ramai, Sulit Berpergian, Terjebak Macet Terlalu Lama
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim