Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks berencana akan membangun hotel di Lombok Indonesia. Terlebih sang istri diakui memiliki darah Indonesia seperti dirinya. Fakta ini mungkin belum banyak diketahui publik, mengingat sang pemain lebih memilih menjaga kehidupan pribadinya, terutama keluarganya, dari sorotan media.
Meskipun jarang membagikan momen bersama keluarga, Kevin Diks perlahan mulai terbuka mengenai latar belakang keluarganya. Ia mengakui bahwa istrinya berasal dari Indonesia dan menetap di Lombok, salah satu tempat favoritnya di Tanah Air.
Menurut Kevin, Lombok memiliki daya tarik tersendiri yang membuatnya jatuh cinta.
Selain keindahan alamnya, faktor keluarga juga menjadi alasan utama mengapa ia sering berkunjung ke sana. Istrinya telah tinggal di Lombok selama tiga tahun bersama keluarganya.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube The Haye Way, Kevin menyebut bahwa Lombok adalah tempat yang luar biasa. Ia bahkan memiliki properti di sana dan menikmati waktu menginap di hotel-hotel terbaik yang menawarkan kenyamanan dan pemandangan spektakuler.
Tak hanya menikmati keindahan Lombok, keluarga istrinya juga menjalankan bisnis kuliner di daerah tersebut. Mereka mengelola sebuah restoran yang kini berkembang pesat dan memiliki rencana untuk memperluas bisnis ke sektor perhotelan.
"Lombok seperti surga yang tidak tercakup, sungguh menakjubkan, kami menginap di hotel yang sangat bagus di sana, saya juga pernah ke sana, sebenarnya, saya memiliki tempat bersama," katanya.
"Sekarang ada restoran di sana, saya pikir mereka mempunyai rencana untuk memulai sebuah hotel di sana, tetapi saya menyukainya di sana."
Ketika diminta untuk mempromosikan restoran keluarganya, Kevin menyebutkan nama tempat makan tersebut, The Well Lombok.
Restoran ini dirancang sebagai tempat yang ramah keluarga, bahkan dilengkapi dengan taman bermain untuk anak-anak.
Ia mengakui bahwa fasilitas tersebut belum ada saat pertama kali ia mengunjungi restoran tersebut.
Meski belum sempat datang ke Indonesia setelah debut bersama Timnas, Kevin sudah beberapa kali berlibur ke berbagai destinasi di Nusantara.
Selain Lombok, ia juga pernah mengunjungi Bali dan Raja Ampat.
Namun, menurutnya, Bali kini semakin ramai dengan wisatawan, sehingga kemacetan menjadi tantangan tersendiri bagi para pelancong.
Berbeda dengan Bali, Raja Ampat memberikan pengalaman wisata yang lebih eksklusif. Lokasi yang terpencil menjadikannya destinasi yang sulit dijangkau, bahkan bagi masyarakat Indonesia sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
Terkini
-
Kevin Diks Jadi Sasaran Kritik Imbas Beri Penalti ke Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026
-
Bedah Statistik Laga Perdana Pelatih Timnas Indonesia: John Herdman Lewati Rekor STY dan PK
-
Eksperimen Berani John Herdman! Beri Panggung 8 Pemain Super League Indonesia Lawan Bulgaria
-
Alasan Jay Idzes Tetap Bahagia meski Timnas Indonesia Dibungkam Bulgaria
-
Jay Idzes Bicara Bibit Harapan di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia
-
Perankan 5 Posisi Berbeda di Timnas Indonesia, Ini Respons Calvin Verdonk
-
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
-
Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria