Suara.com - Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi lawan berat di laga perdana Piala Asia U-20 2025. Welber Jardim dkk akan menghadapi Iran U-20 di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, Kamis 13 Februari 2025.
Di atas kertas, Iran lebih diunggul di laga fase grup C Piala Asia U-20 2025 itu. Anak asuh Hossein Abdi itu memiliki catatan impresif sebelum melakoni Piala Asia U-20 2025.
Iran U-20 di tahun ini tercatat hanya melakokni satu pertandingan uji coba. Namun lawan yang dihadapi ialah Arab Saudi, dan Reza Ghandipour dkk suskes meraih kemenangan.
Iran U-20 sukses memetik kemenangan 2-1 atas Arab Saudi pada 6 Februari 2025. Dua gol kemenangan Iran dicetak oleh penalti Reza Ghandipour di menit ke-40 dan gol perdana Mohammad Dindar menit ke-73.
Sementara di 2024, Iran U-20 melakoni 10 pertandingan internasional, termasuk tiga laga babak kualifikasi Piala Asia U-20 2025.
Dari 10 pertandingan di tahun lalu itu, Iran hanya tiga kali kalah, 1 kali imbang dan 6 kali meraih kemenangan. Tidak hanya itu, statistik juga tunjukkan Iran U-20 memiliki lini depan sangat gacor.
Dari 10 pertandingan, Iran mencetak 26 gol dan hanya kebobolan 6 gol saja. Di sepanjang 2024, dua kali Iran menang dengan skor 8-0, yakni saat melumat Laos U-20 dan Mongolia U-20.
Catatan ini tentu saja berbanding terbalik dengan kondisi Timnas Indonesia U-20. Di tahun ini, pasukan Indra Sjafri sempat mengikuti turnamen tiga negara.
Timnas Indonesia U-20 dari 3 pertandingan hanya mampu meraih satu kali kemenangan yakni saat mengalahkan India 4-0. Di dua laga sebelumnya, dikalahkan Yordania 0-1 dan ditekuk Suriah 0-2.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 vs Iran di Laga Perdana Piala Asia, Cuaca Bakal Jadi Kendala?
Meski di atas kertas, Timnas Indonesia U-20 diragukan bisa mengimbangi Iran, pelatih Indra Sjafri tegaskan bahwa saat ini anak asuhnya siap tempur.
Indra Sjafri menyebut bahwa Welber Jardim dkk tidak mengalami masalah di adaptasi cuaca. Indra Sjafri bersyukur para pemainnya tidak mengalami masalah dalam hal adaptasi lingkungan dan aklimatisasi cuaca.
"Pemain cukup cepat beradaptasi dengan cuaca dan lingkungan baru," ujar Indra Sjafri dalam keterangannya.
"Alhamdulillah kami sudah sampai di Shenzen dengan kondisi baik dan tidak ada kendala. Timnas U-20 langsung melakoni recovery di hotel," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-20 vs Iran di Laga Perdana Piala Asia, Cuaca Bakal Jadi Kendala?
-
Kok Bisa Timnas Indonesia U-20 Pakai Jersey Lama di Piala Asia U-20 2025?
-
Faktor X yang Bikin Patrick Kluivert Kepincut dengan Sjoerd Woudenberg
-
Erick Thohir Sambut Baik Sinergi PT LIB dengan Pelatih Timnas Indonesia
-
Gacor di Liga Kosovo, Peluang Cyrus Margono Masuk Timnas Mulai Terbuka?
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Bocoran Jersey Prancis Piala Dunia 2026: Logo Ikonik Retro 90-an Bikin Fans Les Bleus Terpikat
-
Persib vs Persija, Jordi Amat Ngebet Jegal Thom Haye dan Eliano Reijnders
-
Ivar Jenner Segera Dicoret FC Utrecht
-
Investasi Bodong Hancurkan Eks MU, dari Gaji Rp900 Juta Per Pekan hingga Bangkrut
-
Kenapa Media Belanda Sebut Ajax Rugi Bajak Jordi Cruyff dari PSSI?
-
Ruben Amorim Isyarat Utak-atik Komposisi Penyerang usai Trisula Mandul Lawan Wolves
-
Harga Tiket Piala Dunia 2025 Super Mahal, Suporter Inggris Bakal Boikot?
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Viktor Gyokeres Dikritik Jamie Carragher Anggap Arsenal Butuh Striker Tajam Demi Juara Liga Inggris
-
Persija Pilih Jalan Ksatria, Fight Sampai Akhir Tanpa Berharap Rival Tersandung di Super League