Suara.com - Rizky Ridho tengah menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan posisinya sebagai bek tengah utama di Timnas Indonesia. Di bawah arahan Patrick Kluivert, persaingan di lini pertahanan semakin sengit dengan hadirnya sejumlah nama berkualitas.
Mantan Pelatih Timnas Indonesia Rahmad Darmawan, menyoroti banyaknya opsi yang dimiliki Timnas Indonesia di sektor bek tengah. Salah satunya menyebut Elkan Baggott.
Saat ini, setidaknya terdapat lima hingga enam pemain yang berpotensi mengisi posisi tersebut. Mees Hilgers, Jay Idzes, Jordi Amat, serta kemungkinan kembalinya Elkan Baggott, menjadi pesaing utama bagi Rizky Ridho dan Muhammad Ferarri dalam memperebutkan tempat di skuad utama.
Dalam pandangan Rahmad, Kluivert cenderung akan menerapkan pola empat bek, yang berarti hanya ada dua slot untuk bek tengah.
Sementara itu, Rizky Ridho selama ini lebih sering bermain dalam formasi tiga bek, baik di Persija Jakarta maupun saat Timnas Indonesia masih di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong. Adaptasi terhadap pola baru ini menjadi tantangan tersendiri bagi sang pemain.
"Di bek tengah, saya hitung ada lima atau enam pemain. Ada Mees Hilgers, Jay Idzes, lalu bisa jadi Elkan Baggott jika kembali, kemudian Jordi Amat, lalu Rizky Ridho dan Muhammad Ferarri," kata Rahmad di Youtube Arya Sinulingga.
Sejak melakoni debutnya di level senior pada 2021, Rizky Ridho hampir selalu menjadi pilihan utama di lini pertahanan Timnas Indonesia.
Dengan catatan 42 pertandingan serta pengalaman menjadi kapten, ia memiliki modal yang kuat.
Namun, perubahan strategi dan meningkatnya persaingan membuatnya harus berjuang lebih keras untuk tetap menjadi bagian dari skuad inti.
Baca Juga: Pratama Arhan Menggila di Australia, Bukan karena Lemparan
Selain membahas persaingan di lini pertahanan, Rahmad juga memberikan prediksi mengenai pemain yang berpotensi menjadi andalan Kluivert.
Salah satu nama yang mendapat sorotan khusus adalah Calvin Verdonk, yang dinilai sebagai pilihan utama di sisi kiri pertahanan.
Calvin Verdonk dianggap sebagai bek dengan visi permainan yang luar biasa, kemampuan bertahan yang solid, serta kontribusi ofensif yang signifikan melalui overlap.
Sementara itu, di posisi bek kanan, persaingan tidak kalah ketat.
Sandy Walsh dan Asnawi Mangkualam masih menjadi kandidat utama, namun Rahmad memperkirakan Kevin Diks akan lebih diunggulkan.
Kehadiran Eliano Reijnders di sisi kanan juga menambah ketatnya kompetisi di posisi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia