Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, mendapat sorotan dari media Inggris, Football League World (FLW), terkait kiprahnya bersama Swansea City. Menurut FLW, Nathan dinilai belum memiliki kapasitas untuk bersaing di Championship dan lebih cocok bermain di level kompetisi yang lebih rendah.
Dalam analisanya, FLW menilai bahwa Swansea City sebaiknya mempertimbangkan untuk melepas Nathan guna memberikan ruang bagi rekrutan baru.
Kompetisi di bawah Championship disebut-sebut sebagai lingkungan yang lebih ideal bagi sang pemain untuk mengembangkan potensinya lebih jauh.
Sejak bergabung dengan Swansea City, Nathan memang mengalami kesulitan dalam mendapatkan menit bermain reguler.
"Ia belum berstandar Championship, tetapi Tjoe-A-On bisa menjadi rekrutan bagus untuk tim League One, dan di usianya yang ke-23, masih banyak peluang baginya untuk berkembang dan menjadi pemain hebat di level EFL," tulis FLW dilansir, Kamis (13/2/2025).
"Pemain internasional Indonesia itu tampaknya tidak memiliki masa depan di klub tersebut," sambung artikel tersebut.
Situasi ini tentu menjadi tantangan besar bagi kariernya, terutama karena ia merupakan bagian dari skuat Timnas Indonesia.
Dengan minimnya kontribusi di level klub, masa depan Nathan di Swansea semakin dipertanyakan.
FLW menyoroti bahwa kontraknya masih berlaku, tetapi klub kemungkinan besar tidak akan menghalangi kepergiannya jika ada tawaran yang masuk pada bursa transfer Januari ini.
Baca Juga: Hasil Babak 1 Piala Asia U-20: Timnas Indonesia Tertinggal dari Gol Kilat, Skor 0-1 untuk Iran
Meskipun kurang bersinar di klub, Nathan tetap menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia. Di bawah asuhan Shin Tae-yong, ia kerap dipercaya untuk tampil.
Namun, dengan pergantian pelatih ke Patrick Kluivert, peluangnya bisa berubah. Kluivert diprediksi lebih mengutamakan pemain yang rutin tampil di klub masing-masing.
Timnas Indonesia sendiri akan menghadapi laga penting dalam ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka dijadwalkan bertandang ke Australia pada 20 Maret sebelum menjamu Bahrain di Jakarta lima hari kemudian. Nasib Nathan di skuad Garuda kini bergantung pada performanya ke depan, baik di level klub maupun tim nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan