Suara.com - Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, mengalami kekecewaan mendalam setelah NEC Nijmegen harus menelan kekalahan dari FC Groningen dalam laga pekan ke-22 Eredivisie, Minggu (9/2). Pemain berusia 27 tahun ini menunjukkan emosinya di lapangan, yang bahkan sempat memicu ketegangan dengan rekan setimnya, Kento Shiogai.
Ketegangan tersebut terjadi setelah Shiogai dinilai gagal memanfaatkan peluang emas di menit-menit akhir pertandingan.
Calvin Verdonk, yang merasa kesempatan untuk menyamakan kedudukan terbuang sia-sia, langsung bereaksi keras hingga harus dipisahkan oleh rekan-rekan setim lainnya.
Situasi ini mendapat tanggapan dari pelatih NEC Nijmegen, Rogier Meijer, yang memahami amarah Verdonk.
Meijer menilai Shiogai terlalu memaksakan diri untuk mencetak gol alih-alih memberikan umpan kepada rekannya yang berada di posisi lebih baik.
Menanggapi insiden tersebut, Verdonk akhirnya angkat bicara.
Calvin Verdonk mengakui bahwa rasa frustrasi yang muncul bukan hanya karena kegagalan meraih poin, tetapi juga akibat performa tim yang dinilai kurang maksimal.
“Saya pikir Kento memang harus mengoper bola dan Calvin mengatakan itu sesudahnya. Saya mengerti bahwa Anda emosional setelah pertandingan dan kemudian berakhir,” katanya, dikutip dari Forza NEC.
Calvin Verdonk juga menegaskan bahwa dirinya ingin segera bangkit dan mengubah energi negatif tersebut menjadi motivasi positif.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Harus Lupakan Piala Dunia U-20 2025
Calvin Verdonk berambisi membantu NEC Nijmegen meraih kemenangan saat menghadapi Almere City pada Minggu (16/2) malam WIB.
Selain itu, laga ini juga menjadi kesempatan bagi NEC Nijmegen untuk membalas kekalahan yang mereka alami dari Almere City di pertemuan pertama musim ini.
Terkait laga mendatang, Calvin Verdonk juga menyinggung kompatriotnya di Timnas Indonesia, Thom Haye, yang saat ini memperkuat Almere City.
Meskipun belum sempat berbincang sebelum pertandingan, Calvin Verdonk memastikan akan berbicara dengan Thom Haye setelah laga usai.
“Saya belum berbicara dengannya (Thom Haye) pekan ini. Itu (mengobrol) akan terjadi setelah pertandingan,” pungkas Calvin Verdonk.
Dengan semangat baru dan tekad kuat, Calvin Verdonk berharap NEC Nijmegen bisa bangkit dari keterpurukan dan kembali ke jalur kemenangan di kompetisi Eredivisie.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik