Suara.com - Persib Bandung berhasil membawa pulang satu poin pada pertandingan tandang BRI Liga 1 2024/2025, setelah menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 2-2.
Pada pertandingan tersebut, Persib sempat tertinggal dua gol dari tuan rumah melalui Gustavo Almeida menit 33 dan Firza Andika menit 39.
Namun, di babak kedua, skuat Maung Bandung berhasil bangkit dan mencetak dua gol sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Nick Kuipers (52') dan David da Silva (70').
Menurut pelatih Persib, Bojan Hodak, pada pertandingan tersebut di babak pertama anak asuhnya mampu menekan pertahanan Persija, hanya saja Ciro Alves dan kawan-kawan tidak dapat mencetak gol.
Sedangkan Persija, hanya beberapa kali masuk ke dalam kotak penalti dan berhasil memanfaatkannya untuk mencetak dua gol.
"Sebelumnya kami sebenarnya bisa 5-6 kali memasuki kotak penalti mereka tapi tidak bisa mencetak gol. Mereka hanya memasuki kotak penalti beberapa kali, tapi bisa mencetak dua gol," ucap Bojan Hodak.
"Jika itu terjadi, itu artinya kami tidak bisa menghentikan crossing yang mereka kirimkan dan itu menjadi masalah. Para pemain tahu itu tapi mereka tidak melakukan reaksi terbaik," jelasnya.
Saat memasuki babak kedua, Persib berhasil bangkit dan menciptakan beberapa peluang dua diantaranya dapat dimaksimalkan menjadi gol melalui Nick Kuipers (52') dan David da Silva (70').
Persija sendiri di babak kedua memiliki beberapa peluang, namun tidak dapat dimaksimalkan menjadi gol, sehingga skuat Maung Bandung bisa mempertahankan skor imbang 2-2.
Baca Juga: Rusuh Lagi! Viral Video Aksi Barbar Oknum Suporter Laga Persija vs Persib
"Di babak kedua, kami mencetak dua gol, ada 1-2 kans yang mereka miliki, mereka memiliki beberapa situasi set piece dari tendangan bebas dan sepak pojok, tim mereka juga punya 6-7 pemain yang tinggi tapi pada akhirnya saya tidak melihat mereka memiliki peluang," tegasnya.
Pelatih asal Kroasia ini menuturkan, keberhasilan Persib bisa mengeja ketertinggalan bukan yang pertama, lantaran sebelumnya sudah beberapa kali hal serupa dilakukan oleh skuat Maung Bandung.
"Ini bukan pertama kalinya, tim ini juga musim lalu pernah beberapa kali melakukan comeback setelah ketinggalan 1-2 gol. Artinya para pemain memiliki karakter," tegasnya.
Sementara itu, hasil imbang yang diraih pada pertandingan tersebut, membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan 50 poin. Sedangkan Persija, di posisi keempat dengan 40 poin.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
-
Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai
-
John Herdman Sebut Harapan Besar Fans Timnas Indonesia Bisa Jadi Berkah Sekaligus Kutukan Mengerikan
-
Paul Munster Minta Maaf usai Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Umuh Muchtar Optimis Persib Bisa Bantai Ratchaburi Lebih dari 3 Gol di Bandung Nanti
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya
-
Jadwal Siaran Langsung Bali United vs Persija, Pertarungan Sengit Dua Tim Terluka di Gianyar
-
Kalah dari Inter Milan, Direktur Juventus Kritik Keras Wasit dan VAR