Suara.com - Dua wasit asal Indonesia Thoriq Munir Alkatiri dan Bangbang Syamsudar mentereng setelah dipercaya oleh AFC memimpin pertandingan Piala Asia U-20 2025. Ini berbeda dengan Pelatih Indra Sjafri yang gagal membawa prestasi untuk Timnas Indonesia U-20.
Hal ini setelah skuad Garuda Nusantara menelan dua kali kekalahan di fase grup saat berhadapan dengan Iran (1-3) dan Uzbekistan (0-3). Kekalahan tersebut menyebabkan tim Merah Putih tidak bisa menyentuh target lolos ke Piala Dunia U-20 2025.
Namun, Indonesia tetap harus bangga karena punya wakil lain di kejuaraan tersebut. Thoriq Munir Alkatiri dan Bangbang Syamsudar menjadi wasit di turnamen tersebut.
Thoriq dan Bangbang hingga saat ini adalah FIFA Referee dan AFC Elite Referee. Keduanya menjadi wasit dan asisten wasit 1 saat pertandingan Grup A antara tuan rumah China melawan Kirgistan di Boan Sports Centre Stadium, Shenzhen, Sabtu (15/2/2025).
Pada pertandingan tersebut, China menang 5-2 atas Kirgistan. Tensi pertandingan sangat tinggi dan panas, terbukti dengan tegas Thoriq Alkatiri mengeluarkan 10 kartu kuning dan 2 kartu merah.
"Alhamdulillah saya dipercaya oleh AFC bersama 11 wasit lainnya dan 16 asisten wasit termasuk teman saya Bangbang Syamsudar. Sangat bangga dan senang dapat bertugas di ajang Piala Asia U-20 2025. Terimakasih untuk AFC dan PSSI atas kesempatan ini," kata Thoriq Alkatiri dalam keterangannya.
"Kemarin saya bertugas di pertandingan China versus Kirgistan dan bersyukur dapat menyelesaikan tugas dengan baik sesuai dengan Law of The Game. Saya berharap selain menambah pengalaman, menjadi wasit di Piala Asia U-20 2025 dapat menjadi jembatan untuk bertugas di ajang yang lebih tinggi," tambahnya.
Untuk tugas pertandingan selanjutnya Thoriq dan Bangbang masih menunggu penugasan dari AFC. Adapun keduanya sudah berada di Shenzhen sejak tanggal 7 Februari lalu.
Sebelumnya, Thoriq dan Bangbang juga pernah memimpin pertandingan AFC Champions League 2 pada 2024 saat laga Sydney FC (Australia) dan Eastern SC (Hongkong) di Stadion Jubilee, Sydney, 19 September 2024.
Baca Juga: Nomor Tak Lazim Sandy Walsh di Debut Bersama Yokohama Marinos
Tag
Berita Terkait
-
Nomor Tak Lazim Sandy Walsh di Debut Bersama Yokohama Marinos
-
Hasil Timnas Indonesia U-20 vs Yaman di Babak Pertama, Lini Depan Masih Buntu
-
Jepang Diterpa Kabar Buruk, Pemain Andalan di Arsenal Harus Absen saat Jamu Timnas Indonesia
-
Arya Sinulingga: Kami Tidak Pernah Proses Cyrus Margono
-
Saddil Ramdani: Semua Pemain Ingin Perkuat Timnas Indonesia
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Persija Siapkan Anggaran Besar untuk Shin Tae-yong, Bidik Gelar Juara dan Pentas Asia
-
Alasan Persija Lepas Hanif Sjahbandi Meski Kontrak Masih Panjang
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain
-
Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya
-
Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026
-
Performa Mulai Jadi Sorotan, Cristiano Ronaldo Kini Titik Lemah Portugal di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Picu Kontroversi, Dianggap Dapat Perlakuan Khusus FIFA