Suara.com - Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, harus menerima pil pahit ketika membela Jong Utrecht menghadapi Jong Ajax dalam lanjutan Keuken Kampioen Divisie atau kasta kedua Liga Belanda 2024/2025, Sabtu (1/3/2025).
Ivar Jenner dipastikan dijatuhi sanksi larangan bermain di laga selanjutnya setelah menerima dua kartu kuning dalam laga yang dimenangkan Jong Ajax dengan skor 2-1 itu.
Menyitat laman resmi FC Utrecht, gelandang berusia 21 tahun itu mendapat kartu kuning pertama pada menit ke-41, sebelum kembali menerima hukuman serupa delapan menit babak kedua berjalan.
Merujuk aturan KNVB dikutip dari laman spelregelbewijs, pemain yang mendapat dua kartu kuning dalam satu laga dipastikan absen di laga selanjutnya.
Meski mendapat nasib buruk bersama Jong Utrecht, Ivar Jenner di atas kertas tetap berpeluang untuk dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia.
Pasalnya, di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Ivar Jenner adalah bagian penting di lini tengah Timnas Indonesia.
Dia kerap bertandem dengan Thom Haye dalam formasi 3-4-2-1.
Meski bakal kedatangan Joey Pelupessy, Ivar Jenner diyakini tetap mendapat panggilan Timnas Indonesia kendati peluang untuk starter belum diketahui.
Berbeda dengan Ivar Jenner, dua pemain Timnas Indonesia dipastikan absen lawan Australia pada 20 Maret mendatang.
Baca Juga: Saddil Ramdani Mengaku Tak Dipanggil Timnas Indonesia: Banyak yang Main di Eropa...
Mereka adalah Justin Hubner dan Ragnar Oratmangoen. Keduanya tak bisa bermain karena terkena akumulasi kartu.
Justin Hubner menerima kartu merah setelah membuat dua kartu kuning di laga kontra Arab Saudi akhir tahun lalu.
Sementara Ragnar Oratmangoen tidak bisa bermain lawan Australia karena mengantongi satu kartu kuning ketika Timnas Indonesia diimbangi Bahrain 2-2 dan kembali mendapatkan hukuman yang sama lawan Arab Saudi.
Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Australia dalam laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Sydney.
Lima hari setelahnya, Ivar Jenner dan kawan-kawan akan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Berita Terkait
-
Calon Gelandang Baru Timnas Indonesia Ternyata Pernah Main di Liga Inggris
-
Jay Idzes Tangguh di Lini Belakang, Atalanta Dipaksa Berbagi Poin oleh Venezia
-
David Da Silva: Beckham Putra Pemain Masa Depan Timnas Indonesia
-
Miliano Jonathans: Senang Melihat Pelatih Belanda di Timnas Indonesia
-
Rafael Struick Mengkhawatirkan, Menghilang 6 Pertandingan di Brisbane Roar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan