Suara.com - Timnas Australia U-20 memastikan gelar juara Piala Asia U-20 2025 usai mengalahkan Arab Saudi di partai final, sempat gagal di Indonesia.
Australia memastikan gelar juara Piala Asia U-20 2025 usai melalui pertandingan final yang panjang hingga harus diakhiri dengan adu penalti.
Pertandingan berjalan sengit di babak pertama, saling berbalas gol diawali Australia lewat aksi Agosti di menit ke-24.
Arab Saudi membalas di penghujung babak pertama lewat Haji pada menit ke-45+2, skor 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir.
Tak ada perubahan signifikan di babak tambahan, peluang demi peluang yang ada belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Skor imbang 1-1 menutup dua babak tambahan, pertandingan pun berlanjut ke adu penalti dan juga berlangsung sengit.
Empat pemain dari masing-masing tim berhasil menunaikan tugasnya dengan baik, hingga kesempatan untuk penendang kelima.
Kikianis membawa Australia unggul 5-4, Hazazi yang diharapkan mampu menyamakan kedudukan justru menuai kegagalan.
Bola hasil eksekusinya mampu ditepis kiper Australia, skor 5-4 menutup adu penalti dan memastikan juara untuk Australia.
Baca Juga: PSSI Mohon ke Australia Tambah Kuota Tiket Australia vs Timnas Indonesia untuk Suporter Garuda
Australia menjadi satu-satunya wakil AFF yang tampil gemilang di Piala Asia U-20 2025 meski gagal di Piala AFF U-19 2024.
Muncul sebagai juara Grup A dengan menyapu bersih kemenangan dari tiga pertandingan, kemudian mengalahkan Irak di perempat final dengan skor sengit 3-2.
Keganasan Australia bahkan tanpa ampun mengalahkan Jepang di partai semifinal dengan skor 2-0, sebelum bertemu Arab Saudi di final.
Padahal, di Piala AFF U-19 2024 lalu Australia kalah tipis 0-1 dari Thailand di babak semifinal, dan berhasil keluar sebagai peringkat ketiga.
Itupun didapat setelah susah payah mengalahkan Malaysia lewat adu penalti, sementara Thailand kalah di final dari Indonesia.
Akan tetapi, Indonesia dan Thailand harus tersingkir lebih dulu dari Piala Asia U-20 2025 setelah tidak lolos dari fase grup.
Berita Terkait
-
PSSI Mohon ke Australia Tambah Kuota Tiket Australia vs Timnas Indonesia untuk Suporter Garuda
-
Australia Makin Keropos Jelang Lawan Timnas Indonesia, Satu Pemainnya Cedera Lagi Hingga Akhir Musim
-
Gemilang! Masih Berusia 15 Tahun, Matthew Baker Catatkan Debut di Melbourne City
-
Rengkuh AFC U-20, Australia Butuh 2 Gelar Lagi untuk Lengkapi Titel Asia Sejati
-
Piala Asia U-19 dan Cara Elegan Australia Tebus Rasa Malu di Level Regional
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal, Spanyol Waswas Jelang Piala Dunia 2026
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Jadwal, dan Pembagian Grup
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?