Suara.com - Asisten pelatih timnas Indonesia, Alex Pastoor menceritakan pengalanannya ketika pertama kali tiba di Indonesia. Ia menyoroti suara azan yang didengar ketika berada di Tanah Air.
Nama Alex Pastoor masuk dalam staf kepelatihan timnas Indonesia era Patrick Kluivert. Pelatih asal Belanda itu tiba pertama kali di Indonesia pada 1 Februari 2025 lalu.
Pengalamannya selama di Tanah Air punya kesan tersendiri baginya. Salah satunya ketika ia pertama kali mendengar kumandang azan.
Alex Pastoor mengira bahwa awalnya suara azan itu seperti orang bernyanyi. Ia mendengar itu di waktu Subuh dan dalam kondisi jet lag.
"Ya ada seseorang yang bernyanyi di sini dan dia mencoba menarik atau membimbing orang-orang ke masjid (azan)," ucap Pastoor dikutip dari Youtube Spotify Met Open Vizier.
"Saya tidak tahu menyebutnya apa. Saya mendengarnya tadi pagi sebelum pukul setelah lima pagi. Rupanya matahari sudah mau terbit lalu menjadi terang."
"Itu berlangsung selama 45 menit dan saya dalam kondisi jet lag kala itu, sehingga saya sedang tidak memikirkan hal tersebut," sambungnya.
Pada akhirnya asisten timnas Indonesia tersebut mengetahui soal azan. Hal tersebut memang wajar terjadi di Tanah Air karena mayoritas penduduknya seorang muslim.
"Ya, itu adalah negara besar dengan banyak penduduk. Sekitar 80 atau 90 persen penduduknya adalah seorang muslim. Itu masuk akal untuk mendengar hal ini (azan)," tukas Pastoor.
Baca Juga: Siapa Herman Dzumafo? Striker 44 Tahun Tunggu Panggilan Patrick Kluivert Bela Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Greg Nwokolo: Bahagia Dipanggil Lagi Timnas Indonesia
-
Dapat Kontrak Baru, Pemain Keturunan Indonesia Dapat Gaji Rp60 Miliar Semusim
-
Udinese Ingin Datangkan Jay Idzes: Profilnya Sangat Menarik
-
Timnas Indonesia Makin Punya Kans Mudah Kalahkan Australia karena Fakta Terbaru Ini
-
Soal Tugas di Timnas Indonesia, Alex Pastoor: Denny Landzaat Analisis Kekuatan Lawan, Saya...
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim