“6 pertandingan sekali menang kok bisa selisih satu poin dengan peringkat kedua. Artinya lawan-lawannya ga canggih."
“(Mees) Hilgers nyaris cuman baru sekali dua kali main, (Kevin) Diks punya nyaris sama, artinya kalo mereka fit di bulan Maret kita makin kuat,” tuturnya.
“Ole Romeny akan datang, depan tambah kuat, (Eliano) Reijnders akan diberi kesempatan, Elkan Baggott akan kembali, dan (Jairo) Riedewald masih proses,” tutupnya.
Patrick Kluivert dan Kemudahan Komunikasi di Timnas Indonesia
Salah satu keuntungan besar dari kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala adalah kemampuannya dalam berkomunikasi dengan pemain keturunan Indonesia yang mayoritas berasal dari Belanda.
Faktor ini bisa menjadi nilai tambah yang memperkuat harmoni dalam tim dan mempermudah adaptasi taktik.
Dengan segala potensi yang ada, Coach Justin yakin Timnas Indonesia mampu bersaing di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dukungan penuh dari para penggemar juga menjadi faktor penting agar perjalanan skuad Garuda menuju ajang bergengsi ini berjalan dengan maksimal.
Elkan Baggott Menolak?
Baca Juga: Habis Juventus, Udinese Mau Booyong Jay Idzes!
Menjelang pemanggilan skuad Timnas Indonesia untuk pertandingan Maret 2025, sejumlah bocoran terkait daftar pemain yang dipilih mulai mencuat. Salah satu kabar yang cukup mengejutkan adalah absennya Elkan Baggott dari daftar panggilan pertama di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert.
Sebelumnya, Saddil Ramdani sudah mengonfirmasi bahwa dirinya tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil. Kini, nama Elkan Baggott juga dikabarkan tidak akan memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Padahal, banyak pihak berharap kehadiran pemain berdarah Inggris-Indonesia ini setelah perubahan di jajaran pelatih.
Informasi ini diungkap oleh pengamat sepak bola nasional, Haris Pardede, yang lebih dikenal sebagai Bung Harpa.
Dalam kanal YouTube pribadinya, ia menegaskan bahwa Elkan Baggott hampir pasti tidak dipanggil untuk membela Timnas Indonesia setidaknya hingga Maret 2025.
"Kabar yang kurang menggembirakan, boleh dipastikan hampir pasti, dia (Elkan Baggott) tidak akan membela Timnas Indonesia setidaknya sampai Maret 2025,” ujar Bung Harpa.
Dengan absennya dua nama tersebut, publik kini menantikan siapa saja pemain yang akan dipilih oleh Patrick Kluivert dalam formasi barunya.
Perombakan ini tentunya menjadi bagian dari strategi pelatih asal Belanda tersebut dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia ke depan.
Keputusan untuk tidak memanggil Elkan Baggott dan beberapa pemain lainnya mungkin akan menimbulkan berbagai spekulasi. Namun, penggemar sepak bola Tanah Air diharapkan tetap menunggu pengumuman resmi dari PSSI untuk mendapatkan kepastian mengenai komposisi skuad Timnas Indonesia pada laga internasional mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung