Suara.com - Dua pemain sepak bola yang pernah membela Timnas Indonesia memutuskan untuk memeluk agama Islam dan kini menjalani ibadah puasa Ramadhan 2025. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Ragnar Oratmangoen.
Keputusan dua pesepakbola ini untuk memeluk Islam menunjukkan bahwa perjalanan hidup seseorang bisa membawa mereka ke titik refleksi spiritual yang mendalam.
Baik Diego Michiels maupun Ragnar Oratmangoen, keduanya menemukan kedamaian dalam ajaran Islam dan terus berupaya menjalankan keyakinan mereka dengan penuh keikhlasan.
Momen Ramadhan tahun ini menjadi pengalaman berharga bagi keduanya, memperkuat spiritualitas dan komitmen mereka dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.
Kisah mereka menjadi inspirasi bahwa setiap individu memiliki perjalanan unik dalam menemukan cahaya dalam hidupnya.
Diego Michiels: Menemukan Cahaya Islam di Tengah Ujian Hidup
Diego Michiels, yang saat ini masih aktif bermain bersama Borneo FC di Liga 1 musim 2024-2025, adalah salah satu pesepakbola yang memilih untuk menjadi mualaf.
Keputusan tersebut diambilnya setelah melalui perjalanan hidup yang penuh tantangan.
Pada tahun 2013, Diego sempat menghadapi masalah hukum yang membuatnya harus mendekam di balik jeruji besi.
Baca Juga: Tijjani Reijnders: Saya Dalam Keadaan Masa yang Sulit
Peristiwa tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya, membawanya pada pencarian spiritual yang akhirnya mempertemukannya dengan Islam.
Sebelum menjalani persidangan, Diego mengikrarkan dua kalimat syahadat dan resmi menjadi seorang Muslim.
Sejak saat itu, ia terus mendalami ajaran Islam dan menjalani kehidupan dengan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam agama barunya.
Kini, ia semakin mantap dengan keyakinannya dan turut menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Ragnar Oratmangoen: Perjalanan Spiritual Sejak Usia Remaja
Nama lain yang juga menarik perhatian adalah Ragnar Oratmangoen. Pemain yang kini memperkuat FCV Dender ini memilih menjadi seorang Muslim ketika masih berusia 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim