Suara.com - Timnas Indonesia akan melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda punya rekor buruk atas The Socceroos dalam 44 tahun terakhir.
Australia bukan lawan yang asing bagi timnas Indonesia. Dalam sejarahnya, kedua tim ini sudah bertemu selama 20 kali di berbagai ajang.
Akan tetapi, skuad Garuda punya rekor yang buruk. Melansir 11v11, dari 20 pertandingan tersebut, tim Merah Putih baru meraih satu kemenangan dan sisanya adalah empat imbang serta 15 kali kekalahan.
Kemenangan terakhir timnas Indonesia dari Australia terjadi pada 30 Agustus 1981 silam. Kala itu laga berakhir dengan skor tipis 1-0.
Setelah itu, skuad Garuda sama sekali tidak pernah merasakan kemenangan lagi ketika bersua The Socceroos. Delapan kekalahan dan dua hasil imbang yang bisa didapat.
Kini timnas Indonesia akan kembali menantang Australia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, skuad asuhan Patrick Kluivert punya bayang-bayang rekor buruk selama 44 tahun silam.
Kendati begitu, kondisi timnas Indonesia berbeda saat ini karena diperkuat banyak pemain keturunan. Apalagi modalnya bagus karena laga terakhir bisa menahan imbang Australia.
Di sisi lain, The Socceroos juga dikabarkan sedang pincang. Sebab, banyak pemainnya yang mengalami cedera untuk melawan timnas Indonesia.
Menarik dinanti apakah Patrick Kluivert bisa membawa timnas Indonesia akhirnya meraih kemenangan lagi dari Australia yang terakhir kali terjadi pada tahun 1981.
Baca Juga: Naturalisasi Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy Masuk Sidang DPR Hari Ini
Berita Terkait
-
Breaking News! Tiket Timnas Indonesia vs Bahrain Ludes Terjual
-
Jelang Lawan Australia, 3 Pemain Timnas Indonesia Kena Sanksi
-
2 Sosok Kabarkan Elkan Baggott Tolak Bela Timnas Indonesia vs Australia dan Bahrain
-
Segera Jadi WNI, Media Italia: Emil Audero Bakal Bersinar Lagi
-
Ikuti Langkah Timnas Indonesia, Vietnam Panggil Pemain Keturunan Belanda
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa