Suara.com - Musisi sekaligus Anggota DPR RI, Ahmad Dhani menjadi sorotan publik setelah dinilai melontarkan kalimat berbau rasis kepada pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Hal itu diungkapkan Dhani saat rapat dengar pendapat bersama Kemenpora dan PSSI di Gedung DPR RI, Rabu (5/3/2025).
Rapat dengar pendapat itu merupakan permohonan naturalisasi tiga pemain Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy
Awalnya, pendiri band Dewa 19 itu menyampaikan dukungan penuh untuk program naturalisasi yang digencarkan PSSI.
Dhani menyebut jika program naturalisasi yang dilakukan selama ini bagian dari memajukan sepak bola Tanah Air.
Namun, suami Mulan Jameela itu kemudian menyinggung soal PSSI agar mengurangi pemain dengan ras bule.
"Usul saya kurangilah pemain yang bule dalam tanda kutip ras-nya bule, rambut pirang mata biru, buat Indonesia kurang enak dilihat," kata Dhani dilansir dari kanal YouTube TV Parlemen.
"Kalau bisa dicari dari yang ras mirip dengan kita dari Korea dari Afrika. Karena kalau bule dilihatnya gimana gitu, itu cuma usulan saja," tambah dia.
Sontak saja, pernyataan itu membuat gaduh media sosial (medsos) termasuk Instagram.
Baca Juga: Usul Aneh DPR ke PSSI: Jodohkan Pemain Asing dengan Perempuan Indonesia
"Anggota Komisi X DPR RI, Ahmad Dhani, mengeluarkan pernyataan yang kontroversial terkait naturalisasi pemain Timnas Indonesia," tulis postingan akun @pengamatsepakbola.
Bahkan di kolom komentar, tak sedikit yang menyebut pernyataan pria asal Surabaya itu berbau rasis.
"Stop rasis," tulis @apriltr***.
"Kok rasis pak?," tanya @funrace***.
"Say no to racism," tambah @indonesian***.
Di sisi lain, Komisi X DPR RI setujui memberikan rekomendasi naturalisasi Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy. Setelah ini prosesnya akan dibahas lagi di Komisi XIII DPR RI.
Kemudian akan dilanjutkan dalam rapat paripurna DPR RI. Lalu, menunggu Surat Keputusan Presiden hingga pengambilan sumpah sebagai WNI.
Adapun ketiga pemain ini disiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam lanjutan ronde tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret mendatang.
Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Australia pada 20 Maret mendatang. Lima hari setelahnya baru bersua dengan dengan Bahrain di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia