Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada The Jakmania setelah Persija Jakarta gagal meraih kemenangan saat menghadapi Arema FC dalam laga BRI Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (9/3/2025).
Dalam pertandingan tersebut, Persija yang harus bermain dengan sembilan pemain harus mengakui keunggulan Arema dengan skor 1-3.
Meski sempat unggul lebih dulu lewat gol spektakuler Rizky Ridho pada menit ke-62, Singo Edan berhasil membalikkan keadaan dengan tiga gol dari Pablo De Oliveira, Dalberto, serta gol bunuh diri Muhammad Ferarri.
"Saya mewakili teman-teman, mohon maaf untuk hasil ini dan kita akan maju lagi ke depan menatap pertandingan selanjutnya," kata Ridho dalam konferensi pers pascalaga di Stadion Patriot.
Rizky Ridho mengungkapkan rasa kecewanya karena Persija gagal mempertahankan rekor apik mereka di kandang.
Sejak menit ke-37, Macan Kemayoran harus bermain dengan sembilan pemain setelah Maciej Gajos dan Gustavo Almeida diganjar kartu merah. Situasi ini membuat timnya harus berjuang ekstra keras demi setidaknya mengamankan satu poin.
Namun, perbedaan jumlah pemain di lapangan membuat skenario pertandingan menjadi jauh lebih sulit.
"Kita tidak berpikir bahwa terjadi seperti ini di pertandingan. Tapi dua kartu merah ini sangat cepat dan semuanya bisa terjadi di sepak bola," ujar bek berusia 23 tahun tersebut.
"Ketika sudah kejadian, kita harus berjuang semaksimal mungkin di lapangan, sebisa kita semua yang ada di lapangan untuk mempertahankan mungkin untuk seri."
Baca Juga: Timnas Indonesia Diambang Kerugian Jika Pemain Naturalisasi Banyak Migrasi ke Liga Jepang
"Dan ketika kita di locker room, di babak kedua, kita semuanya memiliki komitmen. Yaitu kita agar bisa minimal dapat satu poin," tambahnya.
Hasil ini menjadi kekalahan pertama Persija di kandang sendiri setelah sebelumnya tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan.
Mereka kini masuk dalam daftar tim yang telah merasakan kekalahan kandang musim ini, bersama Dewa United, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Bali United.
Dengan hasil ini, Persija tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 43 poin, terpaut 11 poin dari Persib yang masih kokoh di puncak klasemen. Sementara itu, kemenangan membawa Arema FC naik ke posisi ketujuh dengan 39 poin.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Macan Kemayoran, tetapi mereka berjanji akan bangkit dan kembali fokus menghadapi laga-laga berikutnya di Liga 1 Indonesia.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal