Suara.com - Welber Jardim mengambil langkah signifikan dalam karir sepak bolanya dengan meneken kontrak profesional bersama klub raksasa Brasil, Sao Paulo.
Kontrak ini menjadi momen penting bagi Welber yang telah menunjukkan perkembangan pesat selama bertahun-tahun di akademi klub tersebut.
Momen penandatanganan kontrak ini diunggah Welber dalam media sosial pribadinya. Sebelumnya, pemain berusia 17 tahun itu sudah menimba ilmu di tim akademi selama tujuh tahun.
Keputusan untuk memberikan kontrak profesional kepada Welber menunjukkan betapa besarnya potensi yang dimilikinya.
Welber punya kans besar untuk bisa bermain bersama tim utama Sao Paulo di Liga Brasil. Ini merupakan langkah besar karena Sao Paulo dikenal sebagai klub Brasil yang melahirkan banyak pemain bintang dunia.
Sejumlah nama besar dalam dunia sepak bola pernah meniti karir dari klub ini sebelum meraih kesuksesan di level internasional.
1. Cafu
Marcos Evangelista de Morais atau akrab disapa Cafu ini merupakan produk binaan Sao Paulo. Ia bermain di tim utama sejak 1989 hingga 1995 dengan torehan 33 gol dari 216 laga di Liga Brasil.
Cafu menunjukkan bakat luar biasa sebagai bek kanan dan menjadi salah satu yang terbaik di posisinya.
Baca Juga: Dari Spanyol hingga Brasil, 3 Pemain Abroad di Skuad Timnas Indonesia U-20
Cafu adalah salah satu bek kanan terbaik yang pernah dimiliki dunia dengan berbagai gelar bergengsi di kabinet trofinya termasuk Serie A, Liga Champions, Piala Winners, Liga Brasil, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, hingga Piala Dunia.
Kariernya yang gemilang menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda, termasuk Welber.
2. Ricardo Kaka
Saat Cafu bermain di tim utama, Kaka baru mulai bermain untuk akademi Sao Paulo pada 1994. Setelah enam tahun di tim akademi, Kaka promosi ke tim utama pada tahun 2000.
Kaka adalah contoh pemain yang mampu menunjukkan potensi besar sejak usia muda dan memanfaatkannya dengan baik.
Penampilannya yang impresif sebagai pemain muda bikin AC Milan merekrutnya pada 2003. Dari sana, Kaka lalu bermain untuk Real Madrid dan pensiun saat bermain untuk Orlando City di MLS.
Kesuksesan Kaka membuktikan bahwa Sao Paulo adalah tempat yang ideal untuk mengasah bakat sebelum melangkah ke panggung lebih besar.
Sama seperti Cafu, sederet gelar juara bergengsi pernah diraih oleh Kaka, termasuk Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Piala Super Eropa, Serie A, La Liga, hingga Piala Dunia.
Keberhasilannya memenangkan Ballon d'Or pada 2007 semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu playmaker terbaik dalam sejarah sepak bola.
3. Luis Fabiano
Bukan produk binaan Sao Paulo, tapi mantan penyerang Timnas Brasil ini pernah jadi bagian penting Sao Paulo dari 2002 hingga 2004. Meski bukan lulusan akademi, kontribusinya bagi klub tetap luar biasa, terutama dalam urusan mencetak gol.
Luis Fabiano membela Sao Paulo untuk periode kedua pada 2011 hingga 2015. Dari dua kali periode itu, Fabiano mencetak 171 gol dan 39 assist dalam 291 pertandingan lintas ajang.
Statistik ini menegaskan bahwa Fabiano adalah salah satu striker paling berbahaya yang pernah dimiliki klub.
Keberhasilan Sao Paulo dalam membentuk pemain-pemain hebat di masa lalu memberikan harapan besar bagi Welber Jardim.
Dengan kerja keras dan dedikasi, ia memiliki kesempatan untuk mengikuti jejak para pendahulunya yang telah menorehkan prestasi besar.
Welber perlu membuktikan dirinya agar bisa mendapatkan kesempatan bermain di tim utama. Liga Brasil adalah kompetisi yang kompetitif, dan hanya pemain terbaik yang mampu bersaing di level ini.
Adaptasi terhadap gaya permainan profesional akan menjadi tantangan tersendiri baginya.
Sao Paulo memiliki rekam jejak yang kuat dalam mengembangkan pemain muda. Dengan dukungan dari tim pelatih dan lingkungan yang tepat, Welber memiliki potensi untuk berkembang menjadi pemain kelas dunia.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Banjarmasin: Biarkan Semua Terjadi...
-
Pemain Keturunan Indonesia Ikuti Jejak Ricardo Kaka, Menanti Laga Kontra Neymar
-
Resmi! Pemain Timnas Indonesia Welber Jardim Dikontrak Sao Paulo FC
-
Nomor Punggung Skuat Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 2025: Welber Jardim Pakai Angka Keramat
-
Dari Spanyol hingga Brasil, 3 Pemain Abroad di Skuad Timnas Indonesia U-20
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis
-
Cara Mencari Diagonal Belah Ketupat Jika Diketahui Luasnya
-
Cara Mencari Alas Segitiga: Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya
-
5 Rekomendasi Eyeliner Tahan Air Terbaik, Mata On Point Seharian dan Anti Luntur