Suara.com - Timnas Indonesia bersiap menjalani laga krusial dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Australia dan Bahrain pada 20 serta 25 Maret 2025 dalam pertandingan ketujuh dan kedelapan Grup C.
Perubahan komando pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert menimbulkan pertanyaan menarik, terutama terkait siapa yang akan mengenakan ban kapten Timnas Indonesia di dua laga penting ini.
Sebelumnya, peran kapten dipegang oleh Asnawi Mangkualam, Jay Idzes, dan Jordi Amat berdasarkan hierarki yang diterapkan oleh Shin Tae-yong.
Kini, di bawah arahan Patrick Kluivert, dua pemain berpotensi besar menjadi pemimpin di lapangan saat Timnas Indonesia menghadapi Australia dan Bahrain.
Siapa saja mereka?
1. Kevin Diks – Pemain Berpengalaman dengan Mentalitas Pemimpin
Kevin Diks menjadi salah satu kandidat kuat untuk mengisi peran kapten. Bek berusia 28 tahun ini telah beberapa kali dipercaya menjadi kapten di klubnya, FC Copenhagen.
Terbaru, ia mengenakan ban kapten dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Konferensi Eropa 2024–2025 melawan Chelsea, meski laga tersebut berakhir dengan kekalahan 1-2.
Jika kondisi fisiknya memungkinkan setelah pulih dari cedera engkel, Diks hampir pasti menjadi pilihan utama di lini pertahanan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Nihil Pemain Persib di Timnas Indonesia, Bojan Hodak: Tanya ke Patrick Kluivert
Dengan pengalaman dan kepemimpinannya, bukan tidak mungkin Patrick Kluivert mempercayakan ban kapten kepadanya.
2. Joey Pelupessy – Gelandang Berkarakter Pemimpin
Nama lain yang patut diperhitungkan adalah Joey Pelupessy. Gelandang bertahan berusia 31 tahun ini memiliki pengalaman luas sebagai pemimpin di lapangan.
Ia pernah menjabat sebagai kapten di dua klub Belanda, Heracles Almelo dan FC Groningen. Di klubnya saat ini, Lommel SK, Pelupessy juga sempat dipercaya mengenakan ban kapten.
Dengan rekam jejak kepemimpinan yang kuat dan pengalaman bertanding di level tinggi, Pelupessy berpotensi menjadi pilihan utama Kluivert untuk memimpin skuad Garuda.
Siapa Pilihan Akhir Patrick Kluivert?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat