Suara.com - Striker Timnas Indonesia Rafael Struick menjadi salah satu pemain kesayangan Era Shin Tae-yong yang dipanggil Timnas Indonesia era Patrick Kluivert. Namun, Rafael Struick dipastikan tidak akan ikut rombongan Timnas Indonesia ke Australia pada Maret nanti melawan Australia dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pasalnya, sang striker sudah berada di Negeri Kanguru karena membela Brisbane Roar, klub Liga Australia
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, secara resmi mengumumkan daftar 27 pemain yang akan memperkuat Skuad Garuda dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pengumuman yang dilakukan pada Minggu, 9 Maret 2025, ini menghadirkan kejutan dengan masuknya nama Rafael Struick dalam daftar tersebut.
Masuknya Struick cukup mengejutkan, mengingat pernyataan Kluivert sebelumnya yang menegaskan bahwa hanya pemain dengan jam terbang tinggi di klubnya yang akan dipanggil ke Timnas Indonesia.
Pada sesi perkenalannya sebagai pelatih Timnas pada Januari 2025, legenda Barcelona itu menegaskan pentingnya menit bermain bagi setiap pemain untuk memastikan kondisi fisik yang optimal.
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada 12 Januari 2025, Kluivert menegaskan bahwa pemain yang minim menit bermain di level klub tidak akan mendapat kesempatan membela Timnas.
Pernyataan ini sempat menimbulkan spekulasi bahwa Struick, yang setelah tampil di Piala AFF 2024 jarang dimainkan oleh Brisbane Roar, bakal tersingkir dari daftar pemain Timnas.
Namun, prediksi para pengamat sepak bola tersebut terbantahkan dengan keputusan Kluivert yang tetap memasukkan Struick dalam skuadnya.
Baca Juga: Pelatih Bahrain: Tiap Lawan Timnas Indonesia Tambah 2-3 Pemain Baru, Sekarang Kiper Serie A
Keputusan ini menjadi bahan perbincangan di kalangan pecinta sepak bola nasional, mengingat sebelumnya ada dugaan bahwa Kluivert akan lebih selektif dalam memilih pemain berdasarkan kebugaran dan performa mereka di klub.
Dengan pengumuman ini, Struick berkesempatan kembali membela Timnas Indonesia dan membuktikan kemampuannya di ajang internasional.
Bertemu di Australia
Timnas Indonesia akan menjalani laga krusial dalam ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menghadapi Australia.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Sydney Football Stadium pada 20 Maret 2025.
Demi menghadapi tantangan berat ini, pelatih Patrick Kluivert telah menetapkan jadwal pemusatan latihan tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia
-
Gema "Cielito Lindo" di Mexico City! Ribuan Fans Padati Estadio Azteca, Jelang Meksiko vs Ekuador
-
Mengenal Orlando Gill: Dari Jualan Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Amad Diallo Pantai Gading Tersingkir di Piala Dunia 2026: Pelajaran Mahal